Aktivis Pembebasan Papua Masih Ditahan Polres Kupang Kota

- Penulis

Sabtu, 1 Desember 2018 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Belasan mahasiswa dan Aktivis Pembebasan Papua Barat masih diperiksa di Mapolres Kupang Kota. Pihak Kepolisan baik Polda NTT dan Polres Kupang Kota belum memberikan informasi terkait kabar penangkapan ini.

Al salah satu aktivis Lisdem Papua Barat menuturkan sejak penangkapan hingga hari ini, Sabtu, 01 Desember 2018 dirinya belum bisa menemui rekan-rekannya di Mapolresta Kupang Kota. Ia mengatakan pihaknya belum diperkenankan untuk bertemu dengan rekan-rekannya.

“ Jam enam pagi tadi saya datang ke Polresta tapi saya tidak diberi ijin dan saya diarahkan untuk jam 10 pagi baru datang lagi.  Saya datang pada jam 10 juga mendapatkan hal yang sama. Saya diarahkan untuk datang pada jam 2.15 baru datang lagi,” ujar Al kepada SP, Sabtu, 01 Desember 2018.

Ia kemudian datang pada jam yang sudah ditentukan oleh pihak kepolisian. Namun hal yang sama juga kembali dialami oleh Al.

“ Saya masih di Polresta sekarang tapi belum bisa bertemu karena masih diperiksa,” kata Al.

Pihak Kepolisian seolah-olah menutup rapat kabar penangkapan belasan aktivis pembebasan Papua Barat ini. Belum ada kabar berarti dari pihak kepolisian sejak penangkapan hingga hari ini.

Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast ketika dihubungi SP mengaku belum mendapat informasi tersebut. Ia malah bertanya soal kejadian tersebut.

” Siapa yang menangkap ? Dimana ditangkapnya ?,” kata Jules ketika dihubungi SP, Sabtu, 01/12/18 Melalui layanan pesan Whatsapp.

Redaksi berusaha menghubungi Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKBP Bobby Mooynafi melalui nomor Whatsapp. Hingga kini pesan dari SP belum direspon oleh Bobby.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru