Wajah Pendidikan Di Ende Dalam Balutan Giat Sepekan Hardiknas Hingga Potong Tumpeng

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PK, Mensi Tiwe berikan nasi tumpeng ke Bapak Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda (Foto: Chen Rasi/SP)

Kepala Dinas PK, Mensi Tiwe berikan nasi tumpeng ke Bapak Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda (Foto: Chen Rasi/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Kegiatan Sepekan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung sejak, 27 April 2025 hingga Sabtu, 3 Mei 2025 telah menyedot perhatian masyarakat Kabupaten Ende.

Dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua Menuju Kabupaten Ende yang Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan Berbasis Iman dan Budaya Ende-Lio-Nage Sare Pawe, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah wajah baru pendidikan di Ende.

Pasalnya, selain bernilai ekonomis bagi pelaku UMKM dan hiburan untuk masyarakat, kegiatan Sepekan Hardiknas ini juga bersifat edukatif bagi para pelajar. Ini tercermin lewat rangkaian kegiatan yang digelar, seperti, pameran hasil karya siswa, pementasan seni budaya, dan lomba cerdas cermat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak dari kegiatan Sepekan Hardiknas adalah upacara apel bendera yang berlangsung di Lapangan Pancasila, Jumat, 2 Mei 2025 dan bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Ende, Yosef Benediktus Bedoada.

Usai upacara apel bendera, disuguhkan beberapa antraksi paduan suara, drumband, dan tarian gawi. kemudian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan syukuran.

Baca Juga :  Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Menariknya, di kegiatan syukuran diwarnai dengan memotong tumpeng oleh Kepala Dinas P dan K, Mensi Tiwe dan kemudian nasi tumpeng itu diberikan kepada Bapak Bupati, Yosef Benediktus Badeoda dan Bapak Wakil Bupati, Dominikus Minggu Mere.

Sebelumnya dalam acara syukuran, Kadis PK Mensi Tiwe dalam sambutannya menyatakan, acara Hardiknas tidak sekedar ceremonial semata tetapi harus dimaknai sebagai langkah maju di bidang pendidikan, seiring perkembangan jaman.

Menurutnya, semua itu tentu dilandasi dengan spirit Ende baru untuk semua, yang termaktub di dalam 12 program unggulan, Ende beriman, Ende berbudaya, Ende cemerlang, dan Ende unggul.

“Ini menjadi sebuah komitmen bersama semua para pihak yang di tandai dengan lounching jam belajar di kabupaten Ende”, ungkap Kadis Mensi Tiwe.

Mensi Tiwe pun mengajak semua pihak dalam spirit Ende baru untuk semua, agar turut ambil bagian, begotong royong dan bergandengan tangan, bersama-sama memajukan pendidikan di Ende.

Baca Juga :  Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan

“Kehadiran dan spirit kita hari ini akan membawa dampak yang besar terhadap pendidikan di Kabupaten Ende”, tukas Kadis.

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Ende, Anselmus Kaise mengatakan, momentum Hardiknas merupakan momentum penyadaran bagi semua pihak termasuk pemerintah.

Hal tersebut dikatakan Ansel Kaise agar pemerintah lebih memperhatikan dunia pendidikan, tidak hanya peserta didik melainkan juga kesejahteraan para Guru.

“Sebenarnya konsentrasi kita tidak hanya kepada peserta didik tetapi juga untuk para guru. Kesejahteraan para guru mesti menjadi perhatian serius oleh pemerintah”, ungkap Anggota Fraksi PSI ini

Ansel Kaise mengungkapkan ini didasari oleh kurang lebihnya sekitar 1035 Guru yang belum menerima tunjangan penghasilan Guru, Karena itu, dirinya mendesak agar pemerintah segera membayarnya.

“Mumpung ini momentum Hrdiknas, momen penyadaran kita semua supaya para guru ini harus dikasih perhatian lebih terutama tunjangan yang sudah diamanatkan oleh regulasi atau undang-undang”, tutupnya. (CR/SP)

Berita Terkait

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan
Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Tiga Dekade GMNI Kupang: Mencetak Kader Nasionalis dari Timur Indonesia
Tingkatkan Solidaritas Warga,Ketua RT 05 Kel. Belo pimpin warga kerja bakti perbaiki jalan lingkungan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:31 WIB

GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:01 WIB

Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan

Senin, 23 Maret 2026 - 22:56 WIB

Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB