Pengusaha dan Pegiat Kemanusiaan Yusinta Nenonabahan Lapor Polisi Karena diserang Isu SARA di Social Media

- Penulis

Jumat, 11 April 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Founder Yayasan Ningsih Sejahtera (YNS), Yusinta Ningsih Nenobahan Syarief mendapat perlakuan tidak mengenakan di jejaring social media. Yusinta yang merupakan pegiat kemanusiaan sejak di Bogor hingga ke NTT ini diserang oleh oknum tidak bertanggung jawab di sebuah acara live tiktok beberapa waktu yang lalu.

Akun TikTok milik Wam Leoanak menuliskan komentar bernada mengeksploitasi SARA dalam sebuah live tiktok peresmian kantor Yayasan Ningsih Sejahtera di kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Dalam Live akun Tiktok Aldy Syarief yang merupakan suami Yusinta Nenobahan, Wam Leonak menuliskan komentar secara berulang-ulang dengan narasi yang menohok. Seperti dikutip dalam komentar, Wam Leonak menulis “Lu Pung Omong Lu Jual Yesus”. Komentar serupa ditulis oleh Wam Leoanak lebih dari sekali dalam live yang sama.

Merasa tidak nyaman dengan komentar tersebut, Yusinta yang merupakan pengusaha sukses di Jakarta ini memberikan kesempatan kepada Wam Leonak untuk memberikan klarifikasi. Yusinta berharap dengan klarifikasi tersebut, tindakan Wam Leoanak bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun hingga tenggat waktu yang diberikan, Wam Leoanak tidak memberikan klarifikasi dan Yusinta memilih jalur hukum di Polres Kupang Kota.

Laporan yang dilayangkan pada pekan lalu itu atas dugaan ujaran kebencian yang dianggap meresahkan dan berpotensi merusak toleransi antarumat beragama di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang.

Saat melapor di Polresta Kupang Kota, Yusinta didampingi langsung oleh Pengacara Fransisco Bernando Bessi. Kepada media, Fransisco menjelaskan bahwa komentar bernada negatif dan tidak pantas dari akun Wam Leoanak bermula dari unggahan TikTok oleh suami dari Yusinta Nenobahan. Setelah ditelusuri, akun tersebut terbukti bukan anonim, melainkan milik pribadi pelaku.

Baca Juga :  Diduga Pukul Anggota Dewan Dari Fraksi Hanura; Ketua DPRD Ende Dipoliskan

“Komentar yang disampaikan sangat tidak etis, menyinggung unsur SARA, dan tidak bisa dianggap remeh. Ini bisa memicu konflik sosial di tengah masyarakat yang majemuk seperti di NTT,” jelas Fransisco kepada media, Jumat (11/4/2025).

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengajukan laporan resmi dan kliennya, Yusinta Nenobahan, sudah diperiksa oleh penyidik Polresta Kupang Kota. Ia berharap kasus ini menjadi perhatian serius bagi penegak hukum dan masyarakat.

“Proses hukum harus berjalan hingga tuntas agar menjadi efek jera, sekaligus pelajaran bagi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai kebebasan berpendapat justru disalahgunakan untuk menyebar ujaran kebencian,” tegasnya.

Pengacara Fransisco juga mengajak masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan sosial di tengah perbedaan keyakinan maupun budaya.(SP)

Berita Terkait

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD

Berita Terbaru