Jalan Trans Ile Ape Di Lembata Terancam Putus

- Penulis

Rabu, 3 Februari 2021 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewoleba, Savanaparadise.com, Amblasnya bahu jalan di Desa Wawala, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata terancam putus. Jalan Trans Ile Ape yang menghubungkan antara Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape disebabkan oleh struktur tanah yang mudah tergerus oleh air.

Pantauan Media SP di lapangan, para pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut sangat hati-hati dan mengurangi kecepatan kekendaraannya. Kalau hujan terus menguyur diwilayah Ile Ape tidak menutup kemungkinan ruas jalan akan terancam putus. Karena struktur tanah mudah digerus menimbulkan kerusakan semakin parah, tinggal menyisakan beberapa meter saja.

“Badan jalan ini persis berada dikali mati, apabila wilayah disini terus diguyur hujan lebat, tentunya kali mati akan meluap dan terjadi banjir besar yang menimbulkan struktur tanah ikut terkikis oleh banjir”, kata Muhamad Tupeng warga Desa Wawala ketika ditemui media SP di lokasi, Rabu, (3/2/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya, jalan lintas kecamatan tersebut sangat berpotensi putus total karena luapan air sungai Kalau tidak segera diatasi.

Terpisah, PLT Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lembata, Petrus Bote mengaku, sudah mengetahui kejadian tersebut dan pihaknya sudah melaporkan kondisi itu.

“Tim PUPR sudah meninjau ke lokasi dan melakukan pengukuran. Kondisi darurat begini harus dengan pihak bencana alam jadi kami harus bersama”, jelasnya.

Tambah dia, kecuali Kondisi normal atau rekon itu baru tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ia juga mengatakan rencananya akan dibangun kembali Setelah kita melakukan perhitungan Karena itu masuk dana emergensi.

“Jadi setelah perhitungan selesai kita lapor ke pihak Bencana Alam untuk segera di kerjakan”, ujarnya.

Penulis: Pangke Lelangwayan

Berita Terkait

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat
Sidik Jari Mantan Menakertrans, Yacob Nuwa Wea di Paroki St Yakobus Rasul di Nagekeo, Umat Beri Apresiasi 
Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah
Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa
JPIC SSPS Adakan Doa Lintas Agama Seribu Lilin di Ende, Sikapi Persoalan Bangsa Indonesia
Cipayung Plus Soroti Soal Penyerapan Anggaran Terendah Hingga Geothermal, Begini Kata Bupati Ende
Vinsen Sangu Resmi Pimpin PBVSI Ende Masa Bakti 2025-2029
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Minggu, 28 September 2025 - 09:12 WIB

Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat

Minggu, 28 September 2025 - 09:07 WIB

Sidik Jari Mantan Menakertrans, Yacob Nuwa Wea di Paroki St Yakobus Rasul di Nagekeo, Umat Beri Apresiasi 

Kamis, 25 September 2025 - 19:52 WIB

Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah

Minggu, 14 September 2025 - 15:46 WIB

Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa

Berita Terbaru