5 Kelompok Nelayan Desa Nangdhero dan Maropokot, Nagekeo Dapat Bantuan Alat Tangkap

- Penulis

Rabu, 18 November 2020 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo, Savanaparadise.com,- Kepala seksi Sarana Prasarana Perikanan Rangkap Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Nagekeo, Krispina Bhala kepada media ini, (18/11/20) memberikan bantuan alat tangkap. Alat tangkap berupa perahu Viber 1 GT dan alat tangkap monofilamen senar ukuran 2 inci dan sebanyak 25 pcs siap pake untuk 5 kelompok yakni di desa maropokot 1 kelompok dan 4 kelompok di desa Nangadhero.

Ia mengatakan satu kelompok akan mendapat 1 unit perahu Viber dan 5 pcs alat tangkap monofilamen senar. Ia melanjutkan bantuan ini adalah dana hiba murni yang diambil dari Dana Alokasi Kususu DAK tahun 2020 dengan pagu anggaran sebesar 1.8 M.

” Seharusnya bantuan ini sudah di bagikan sejak bulan lalu hanya karena Covid makanya di tunda kebulan ini.
Sementara itu kelompok nelayan Lainya kami akan bagikan setelah semua poryek pekerjaan sudah di PHO baru kami turun bagikan langsung ke kelompok-kelompok nelayan yang ada di kabupaten Nagekeo,” kata dia, Rabu, 18/11/2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan ada juga bantuan berupa kapal kayu. Bibit ikan dan berbagi jenis bantuan lainya untuk kelompok-kelompok nelayan. Kami juga harus bekerja keras dikarenakan anggaran ini hanya batas bulan Desember 2020 ini. Bebernya.

La Halim salah satu ketua kelompok yang ada di desa Nangadhero mengatakan sebagai nelayan merasa terbantu sekali dengan adanya bantuan ini. Ia juga menjelaskan bawah bantuan perahu Viber 1 GT ini dengan ukuran panjang 9 meter plus dengan mesin dan alat tanggap, ia dan anggota kelompok merasa senang karena bisa mengurangi beban mereka sebagi nelayan.

” Saya sangat berterima kasih banyak kepada Pemda Nagekeo dan kepala dinas Perikanan kabupaten Nagekeo yang telah membantu kekurangan kami, secara ekonomi mungkin kami tidak bisa membeli perhau Viber seperti itu. Kalau harganya mungkin mencapai 50 jutaan rupiah.
Tutupnya sambil senyum bahagia,” jelasnya.(FR03)

Berita Terkait

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat
Sidik Jari Mantan Menakertrans, Yacob Nuwa Wea di Paroki St Yakobus Rasul di Nagekeo, Umat Beri Apresiasi 
Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah
Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa
JPIC SSPS Adakan Doa Lintas Agama Seribu Lilin di Ende, Sikapi Persoalan Bangsa Indonesia
Cipayung Plus Soroti Soal Penyerapan Anggaran Terendah Hingga Geothermal, Begini Kata Bupati Ende
Vinsen Sangu Resmi Pimpin PBVSI Ende Masa Bakti 2025-2029
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Minggu, 28 September 2025 - 09:12 WIB

Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat

Minggu, 28 September 2025 - 09:07 WIB

Sidik Jari Mantan Menakertrans, Yacob Nuwa Wea di Paroki St Yakobus Rasul di Nagekeo, Umat Beri Apresiasi 

Kamis, 25 September 2025 - 19:52 WIB

Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah

Minggu, 14 September 2025 - 15:46 WIB

Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa

Berita Terbaru