Polisi Tangkap Belasan Aktivis Pembebasan Papua di Kupang

- Penulis

Sabtu, 1 Desember 2018 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para aktivis Pembebasan dari Kupang, NTT saat berada di Mapolre Kupang Kota. (FRI WP – SP)

Kupang, Savanaparadise.com,- Belasan orang aktivis Pembebasan di Kupang dikabarkan ditangkap dan diamankan ke Polres Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 30 November 2018 malam.

Penangkapan terhadap belasan aktivis pembebasan ini dilakukan saat para aktivis pembebasan sedang mempersiapkan aksi untuk mendukung aksi rakyat West Papua yang diselenggarakan secara global peringati hari lahirnya embrio Negara Papua Barat.

Al, aktivis pembebasan Kupang kepada media ini menjelaskan, belasan orang yang ditangkap itu saat sedang kerja mempersiapkan aksi tanggal 1 Desember.

“Sekira jam 11 malam anggota polisi dari Intel tegur dan larang untuk tidak bikin aksi besok (hari ini). Jam 12 lewat beberapa menit satu truk Dalmas datang dan langsung angkut ke Polres. Kawan-kawan yang sedang kerja persiapkan aksi,” jelasnya kepada suarapapua.com pada Sabtu (1/12/2018) dari Kupang.

AL mengaku ia dilarang dan diberikan akses untuk kunjungi dan lihat belasan aktivis pembebasan yang ditahan tersebut.

“Saya tidak diizinkan untuk masuk lihat mereka. Katanya mereka sedang diinterogasi. Saya diminta untuk datang lihat pada jam 10 nanti,” ungkapnya.

Surya Anta, koodinator Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi media ini.

“Benar. Kawan-kawan pembebasan sudah diangkut dari malam dan saat ini sedang ditahan di Polres Kupang Kota,” katanya.

Berita ini belum dikonfirmasi kepada pihak Polres Kupang Kota.(Suarapapua.com)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru