Pemprov NTT Gagal Urus DOB Baru

- Penulis

Rabu, 22 Juni 2016 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

komisi
Kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Provinsi NTT dinilai masih gagal mengurus Daerah Otonomi Baru (DOB) yang telah diusul oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Dari delapan DOB yang diusulkan, hingga saat ini belum ada progress yang berarti.

Kedelapan usulan DOB yang diusulkan adalah Kabupaten Adonara, Kota Maumere, Kabupaten Amfoang, Kabupaten Pantar, Kabupaten Amanatun, Kabupaten Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur Jaya, dan Kabupaten Sumba Selatan

Penilaian ini datang dari Komisi I DPRD NTT dalam rapat bersama Biro Tata Pemerintahan (Tatapem) Setda Provinsi NTT, rabu, 22/06 di ruang Komisi I DPRD NTT.
Anggota Komisi I, Jonatan Kana, mengatakan dirinya merasa terganggu kalau dalam lima tahun duduk di DPRD NTT tidak ada Daerah Otonomi Baru yang berhasil dilaksanakan.

” kami berada di DPRD NTT sangat terganggu kalau DOB tidak terlaksana satu pun juga,” jelasnya.

Ketua Komisi I, Kasintus Ebu Toh mengatakan Pemrov NTT harus mempunyai target yang terukur sehingga bisa perhatikan. Dijelaskanya dalam kurun waktu 3 tahun harus ada berapa daerah otonom yang di hasilkan sehingga tidak hanya sebatas diskusi.

” Harus ada grand desain agar kita bisa presentasikan ke komisi II dan Kementerian Dalam Negeri kalau tidak ada, maka kita tidak akan berprestasi,” jelasnya.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Sementara anggota Komisi I lainnya Hamdan Saleh Bajo mengatakan fasilitasi pemekaran yang menggunakan anggaran besar belum terelasisaai bahkan menimbulkan Silpa yang besar.

” DPRD Komisi I harus berada berada bersama tim dari Tatapem untuk membantu proses pemekaran DOB. Harus mempunyai grand desain untuk menyeselsaikan proses DOB dan harus ada prioritas usulan sehingga bisa terwujud,” paparnya.

Karo Tata Pemerintahan, Silvester Banfatin mengatakan akan ada rencana aksi perjuangan terhadap usulan DOB di pemerintah pusat.

“, Kami masih mencari informasi dan konsultasikan secara desain yang menurut pemeritah pusat, tinggal tunggu pengesahannya,” kata Banfatin.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru