Pak Eman Tolong Bilang Ke Pak Gub Kami Butuh Jalan

- Penulis

Minggu, 1 Mei 2016 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[one_fourth_last]

Kades Wairara Lundji Kaborang ketika bertemu Emanuel Kolfidus
Kades Wairara Lundji Kaborang ketika bertemu Emanuel Kolfidus

Waingapu, Savanaparadise.com,- akses jalan di kecamatan Wulla Waijelu dan Kecamatan Mahu dalam kondisi rusak parah. Kondisi ini membuat warga di dua kecamatan ini sering mengeluh. Medan jalan yang rusak berat membuat penderitaan warga semakin menjadi-jadi.

” Jalan rusak parah.dua kecamatan ini paling parah sudah. Kita sudah ribut ribut dari dulu. Pak Eman tolong sampai kepada pak Gubernur. Kasihan masyarakat di sana sangat menderita karena akses jalan yang rusak parah” kata Lundji Kaborang ketika menemui anggota DPRD NTT, Emanuel Kolfidus, minggu, 01/05.

Kaborang yang juga kepala Desa Wairara, kecamatan Mahu ini mengatakan ruas jalan yang rusak ini merupakan jalan provinsi. perjuangan masyarakat untuk mendapat akses jalan yang menurutnya sudah ada namun tak kunjung mendapat respon.

” Dua kecamatan ini pada Pilgub yang lalu Frenly Menang telak.tapi bukan karena hal itu.Pemerintah Provinsi segera perhatikan jalan ini. Pak Eman tolong sampaikan kepada pak Gubernur ya ” pintah Kaborang.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Tak hanya akses jalan, Kaborang juga mengatakan Masyarakat di kecamatan Mahu juga membutuhkan Embung-embung.

” Selaku kepala desa saya.sudah buat proposalnya. Proposalnya sudah ada di Bapedda provinsi di pak Agus,” jelasnya.

Terkait aspirasi ini, Emanuel Kolfidus Berjanji untuk menyampaikan kepada Gubernur NTT secara Lisan maupun melalui Lembaga DPRD NTT.

” Saya akan bantu sampaikan kepada bapak Gubernur terkait ruas jalan yang rusak parah. Terkait proposal pembangunan embung saya akan cek langsung di Bappeda” ujar Emanuel dari Fraksi PDIP Ini.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru