Cemburu, Warga kabupaten Kupang dibacok Hingga Usus Terburai

- Penulis

Senin, 9 November 2015 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/web
Ilustrasi/web


Oelamasi, Savanaparadise.com,-
Cemburu buta. kalimat pantas disematkan bagi YA. curiga istrinya menjalin Affair dengan T, (39) warga RT 06 RW 03 Desa Oesena, Kecamatan Amarasi Timur, kabuapten Kupang, YA membacok T hingga tewas dengan usus terburai keluar.

“Kejadiannya siang ini sekitar pukul 11.30 wita, pelaku (YA) mengambil parang kemudian memotong korban (T) dibagian leher, dada, perut tangan, kaki kiri dan kanan. T langsung mati ditempat,” jelas Kasat Reskrim Polres Kupang AKP Edy SH. MH kepada wartawan Senin (9/11) siang ini.

Edy mengisahkan, kejadian tersebut berawal dari pelaku YA menaruh curiga atau cemburu karena informasi dari warga setempat bahwa hari minggu kemarin korban membonceng istrinya pelaku YA dengan Sepeda motor.

“Pelaku datang ke rumah lalu tanya korban, apa benar hari minggu ada bonceng istri saya karena ada yang lihat, namun korban mengaku tidak tahu, kemudian pelaku yang sudah membawa sebilah parang lansung memotong korban tepatnya di bagian bahu kiri,” kisah Edy.

Setelah memotong korban, sempat terjadi perlawan, hingga pelaku dan korban keluar rumah, tapi akhir korban dipukul hingga pingsan. “Sebelum pingsan, keduanya saling merampas parang milik pelaku. Namun pelaku terlebih dahulu mengambil sebatang kayu pagar dan langsung memukul korban, lalu mengenai pelipis kiri dan pingsan, saat pingsan pelaku memotong koban berulang-ulang hingga tewas,” tutur Edy.

Informasi dihimpun wartawan hingga sore ini, jasad korban masih di RSUD Prof. W. Z Yohanes Kupang untuk divisum, Namun pelaku sudah berhasil ditangkap anggota Satuan Reserse Polres Kabupaten Kupang.(NTn/Gor/SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru