Update Coronavirus di NTT, Sudah 101 Warga Jadi ODP

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2020 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Provinsi NTT kembali merilis jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP). Hingga tanggal 22/03/2020 sudah 101 warga NTT yang masuk ODP.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominggus Mere mengatakan data yang dihimpun oleh pihak jumlah ODP terus mengalami kenaikan.

” hingga saat ini kriteria orang dalam pemantauan ada 101 orang. Kalau kemarin kami laporkan ada posisi terakhir di 92 orang hari ini bertambah sebanyak 9 orang,” kata Dominggus dalam Jumpa pers, Minggu, 22/03/2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dominggus merincikan kota kupang, 34 ODP , Selesai pemantauan 10, jumlah saat ini 24 orang. Lembata 2 orang. manggarai Barat 12 orang, Kabupaten Kupang 2 orang. Sikka 26 orang, selesai pemantaun 11 orang, jumlah 15 orang. Ende 2 orang, TTS 3 orang, Sumba Timur 2 orang, Belu 2 orang, Manggarai 5 orang Alor 1 orang, Malaka 1 orang, Flores Timur 4 orang, Sumba Barat Daya 7 orang, Manggarai Timur 1 Orang, Lembata 2 orang dan Manggarai 5 orang.

Ia mengatakan jumlah ODP saat ini ada 80 orang karena dari 101 ada 21 orang sudah selesai melakukan pemantauan. Ini sesuai notifikasi yang dikirimkan oleh Dinas Kesehatan dari Kabupaten dan Kota.

Ia mengatakan saat ini yang menjadi kendala adalah kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

” keluhan dari rumah sakit adalah kurangnya alat pelindung diri. Secarah provinsi maupun nasional memang kurang. Ini juga sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Dijelaskannya walaupun angka ODP terus mengalami kenaikan tapi NTT masih negatif Coronavirus.(S13)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru