Relawan Martinus Siki Minta Golkar Segera Keluarkan SK

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Relawan Martinus Siki Untuk Biinmaffo meminta Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar segera mengeluarkan keputusan terkait Pilkada di Timor Tengah Utara (TTU). Penentuan sikap tersebut kata Relawan akan memudahkan kandidat untuk melakukan konsilidasi lapangan dan penggalangan rekan Koalisi.

Bacaan Lainnya

” Saat ini proses itu ada di DPP Golkar dengan proses dan dinamika yang sudah berjalan. Kami tentu memberi penghormatan yang besar atas semua proses. Untuk memudahkan proses konsilidasi lapangan dan penggalangan partai koalisi, sebagai relawan kami minta untuk DPP segera menentukan sikap,” kata Ketua Relawan Martinus Siki untuk Biinmaffo, Is Ataupah dalam rilisnya yang diterima SP, Minggu, 09/08/2020.

Is Ataupah yang didampingi Arnold Fobia dan Epy Fina mengatakan sebagai relawan pihaknya sudah melakukan berbagai kerja rill dilapangan guna menyiapakan jalan untuk konsilidasi politik.

” Dengan dikeluarkan SK lebih dini akan memungkinkan pak Martinus dan team untuk lebih cepat bekerja menyiapakan lapangan..semua ini untuk kejayaan partai Golkar di TTU,” kata Is Ataupah.

Dia menjelaskan saat ini baik Martinus maupun relawan sedang bekerja keras untuk mendekati rakyat sebagai pemegang kedaulatan.

” Untuk itu kami minta pak Melki sebagai ketua DPD I Golkar NTT untuk segera bersikap. Sikap pak Melki lebih awal untuk mengeluarkan SK akan lebih bagus untuk kita bekerja lebih awal,” ujarnya.

Sementara itu Martinus Siki yang dihubungi terkait sikap relawannya mengaku belum mengetahuinya. Ia mengatakan Ia segera menghubungi para relawannya untuk berdiskusi.

” Saya belum tahu sikap mereka, adik.saya akan cek dilapangan,” kata Martinus ketika dihubungi SP melalui layanan pesan pribadi.

Ketika ditanya apakah sikap relawan tersebut bisa berimplikasi buruk?, Ia mengatakan dia belum berpikir kearah itu tapi Ia tetap melihat sikap relawan sebagai aspirasi yang harus didengar.

” tapi saya akan berdiskusi lebih lanjut dengan mereka. Saya melihat itu sebagai sebuah aspirasi yang harus dihargai dan didengar,” ujar pengacara kawakan di Jakarta ini.(SP)

Pos terkait