Pesan Wapres Gibran Ke Tokoh Agama dan Adat Di Sikka, Jaga Kerukunan dan Toleransi Beragama

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming foto bersama dengan Tokoh Agama dan Tokoh Adat Di Sikka (Foto: Humas Pemprov NTT)

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming foto bersama dengan Tokoh Agama dan Tokoh Adat Di Sikka (Foto: Humas Pemprov NTT)

Maumere, Savanaparadise.com,- Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sikka, Flores-NTT.

Kunkernya kali ini ke Sikka, Wapres Gibran Rakabuming menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah Tokoh Agama dan Tokoh Adat di Sikka.

Saat itu, Wapres Gibran didampingi, Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut sebagai ajang silaturahmi dan juga untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan tokoh agama serta pemuka masyarakat.

Selain itu, pertemuan ini menandakan kuatnya kerukunan dan hidup toleransi di tengah masyarakat Kabupaten Sikka.

Hadir dalam pertemuan, Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus dan Ketua MUI Sikka, Muh. Ikhsan Wahab, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Sikka Ida Bagus Wiryawan, Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Magabudhi) Kabupaten Sikka, Putu Sumadi, Ketua Majelis GMIT Kalvari Maumere, Pendeta Ferluminggus Bako, serta Ketua Komunitas Tionghoa Maumere (KTM) Arifin.

Baca Juga :  SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Saat bincang-bincang dengan tokoh agama dan pemuka masyarakat Wapres Gibran menanyakan mengenai kehidupan umat beragama di Sikka.

Hal ini dungkapkan Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus, Selasa, (6/5/25).

“Kami menjawab bahwa kami hidup berdampingan, saling menghargai, saling menghormati, dan kemudian itu semua berawal dari budaya, dari kultur di mana kami selalu saling menghargai satu sama lain,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, tutur Uskup Ewaldus, Wapres menyampaikan apresiasi dan berpesan agar semangat toleransi yang telah terjalin dengan baik harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan

“Beliau menyatakan bahwa apa yang sudah ada dan bagus ini untuk terus dihidupi dan dijaga sebaik mungkin. Saya ingin berterima kasih. Pak Wapres ini orang yang sangat humble, sederhana, dan bersahaja,” ungkapnya.

Senada, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sikka Muh. Ikhsan Wahab menuturkan bahwa hasil pertemuan dengan Wapres sangat positif.

Menurutnya, para tokoh agama merasa diberi ruang untuk turut berperan aktif dalam menjaga kerukunan masyarakat dan pembangunan di daerah.

“Alhamdulillah, luar biasa hasil silaturahminya. Sehingga kita dari tokoh agama, bisa sama-sama paham untuk bisa terlibat di dalam menjaga kerukunan umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat. Supaya kita berperan aktif dalam menghilangkan pengaruh-pengaruh negatif, sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan lebih aman dalam semangat toleransi,” tuturnya. (SP)

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Berita ini 11 kali dibaca