Penumpang Wings Air Meninggal Dunia di Bandara El Tari

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2020 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,-  Penumpang Wings Air Rute Kupang- Larantuka, Yohanes Ola Mukin meninggal dunia di bandar udara El Tari Kupang, Rabu, 15/01/2020.

Baca Juga :  KKBM Kupang Bantu 60 Paket Sembako Bagi Warga Maumere Terdampak Covid-19

Shared Services dan  CSR Manager, Dadang Jaka Ruliawan kepada wartawan mengatakan sekitar pukul 13.30 Wita  Yohanes Ola Mukin sudah berada di ruang tunggu. Namun oleh petugas kata Dadang memberitahukan kalau Yohanes dilaporkan sakit  sehingga membutuhkan pengawalan ambulance.

” Segera petugas aviation security bersama petugas airlines pun memindahkan pria tersebut menggunakan kursi roda untuk mendapat penanganan awal di KKP Bandara El Tari untuk selanjutnya dirujuk menuju Rumah Sakit Bhayangkara Kupang,” kata Dadang.

Baca Juga :  Rekapitulasi KPU, Frenly Teratas Esthon Paul Menguntit

Dadang menjelaskan  sekitar pukul 14.00 Wita pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

”  kejadian ini tidak berdampak pada operasional penerbangan di Bandara El Tari,” kata Dadang.(Ipend)

Berita Terkait

Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Tak Hanya Nelayan PPI Oeba, Nelayan Tenau Juga Ikut Geruduk Kantor Gubernur NTT
Berita ini 1 kali dibaca