Pemuda di TTU Bawa Kabur Anak di Bawah Umur

- Penulis

Rabu, 15 Januari 2020 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- Pemuda di TTU, Rikon Kefi disinyalir membawa kabur M, siswi SMA Pantura, Kecamatan Biboki Monleu kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Rikon membawa kabur M tanpa sepengetahuan orang tua sejak Selasa, 14/01/2020 siang.

Korban M yang masih dibawah umur tersebut dibawa kabur menggunakan sebuah mobil saat korban baru pulang sekolah dan masih menggunakan pakaian seragam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merry Naiheli ,Ibu korban kepada media ini mengisahkan Ia baru mengetahui anaknya di jemput oleh pelaku yang tak lain adalah kerabat jauhnya dari teman-teman sekolah M.

“M punya kawan yang info ke kami kalau M di jemput oleh dia (pelaku), kami langsung kontak dan nomor HP-nya tidak aktif”, kata Merry ketika menghubungi wartawan, Rabu, 15/01/2020.

Merry mengatakan dihubungi melalui ponsel secarah berulang-ulang namun tidak tersambung ke nomor anaknya. lanjutnya, ayah korban pun langsung bergegas mencari keberadaan anaknya dan si pelaku.

“Dia (pelaku) masih telpon ke kami dan bilang mau nikah dengan anak kami, tapi setiap kali kami tanya keberadaannya anak kami, dia langsung matikan dan non aktifkan HP,” lanjutnya Ibu korban.

Pihak keluarga sudah melakukan upaya hukum dengan melaporkan kejadian ini ke Polres TTU.

“Kami sudah buat laporan di Pos Polisi Mena dan semalam sudah juga buat laporan di Polres TTU,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan dirinya belum mendapat informasi karena masih bertugas di luar. Ia berjanji akan memberitahu wartawan jika sudah kembali ke Polres TTU.

Untuk diketahui pelaku atas nama Rikon Kefi ini berasal dari Desa Hauteas, Kecamatan Biboki Utara. Sedangkan Korban M yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMA berasal dari Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu.

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru