Menteri Kesehatan Janjikan Fasilitas Kesehatan Yang Baik

- Penulis

Selasa, 23 Oktober 2012 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi menjanjikan perbaikan fasilitas kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga perbaikan rumah tenaga medis dan dokter spesialis maupun dokter umum. Hal ini di sampaikan Menteri Kesehatan RI dalam upaya sinkronisasi percepatan pencapaian program prioritas bidang kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin, 22/10.

Selain itu, dirinya mengungkapkan bahwa puskesmas tidak boleh dijadikan sebagai puskesmas perawatan inap tetapi segera bangunkan Rumah Sakit Pratama.

“Saya tidak suka menggunakan puskesmas sebagai puskesmas perawatan, lebih baik membangun Rumah Sakit Pratama karena Rumah Sakit ini minimal menyediakan 10 tempat tidur dan memiliki kamar rawat yang layak”, tegasnya

“Saya yakin ini bisa menjadi jawaban bagi masyarakat yang jauh dari jangkauan Rumah Sakit, sedangkan Puskesmas memang hanya digunakan untuk pengobatan sebagai upaya promotif prefentif yang murah dan bantuan utama sebelum ke rumah sakit”, jelas Nafsiah Mboi

Dirinya juga mengharapkan kepada pemerintah daerah agar puskesmas di NTT harus dijangkau listrik, jaringan internet dan jaringan telekomunikasi sehingga tenaga medis lebih mudah memperoleh informasi dan perkembangan tentang kesehatan serta dapat digunakannya alat bantu kesehatan.

Menyinggung soal gizi, dirinya menyebutkan bahwa gizi yang cukup akan berdampak pada kualitas kesehatan dan SMD. Dikatakan bahwa kecukupan gizi pada ibu hamil akan menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan, selain itu bayi juga harus diberi ASI agar memperkecil terjadinya penyakit kanker payudara, tuturnya

Pada kesempatan itu, pemerintah pusat melalui Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi memberi bantuan kepada Provinsi NTT dan Kabupaten/Kota di NTT, antara lain; Rumah Sakit Pratama dengan 10 tempat tidur untuk Kabupaten Sumba Tengah.

PONED 6 Set untuk Kabupaten Belu, TTU, TTS, Sumba Barat, Kupang dan Alor. Inkubator Transport 3 unit untuk Kabupaten Belu, Alor dan TTU.

Poliklinik 1 Set untuk Kabupaten. TTU. Emergency Kit 4 Set untuk Kabupaten Manggarai Barat, Sumba Timur, Belu dan Alor. Kendaraan Puskesmas Keliling Perairan 3 Unit untuk Kabupaten Manggarai Barat, Rote Ndao dan Lembata.

Ambulance Transport 2 Unit untuk RSUD Kalabahi Kabupaten Alor dan RSUD Kabupaten Sumba Timur. Kendaraan Double Gardan 2 Unit untuk Kabupaten Manggarai Barat dan Sumba Timur. USG 3D 1 Unit untuk RSUD Prof. W.Z. Yohannes Kupang.

Keramik 3.000 m2 1 Unit untuk RSUD Prof. W.Z. Yohannes Kupang. Ambulance Transport dari PT. Askes 3 Unit untuk RSUD Prof. W.Z. Yohannes Kupang, RSUD Kota Kupang dan RSUD Kabupaten Sumba Tengah.

Peningkatan Sarana Askes Center dan PT. Askes 3 Paket untuk RSUD Prof. W.Z. Yohannes Kupang, RSUD Umbu Rarameha Kabupaten Sumba Timur dan RSUD Ende. PMT MP-ASI bagi bayi/balita dari PT. Askes berjumlah 54 Ton untuk Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai Timur. (Rey)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru