Material Longsor Tutup Badan Jalan; Aktivitas Warga Likanaka Ende Lumpuh, Anak Sekolah Tidak Ikut KBM

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Material Longsor Tutup Badan Jalan Menuju Kampung Detupau, Desa Likanaka, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende (Foto: Warga Desa Likanaka)

Material Longsor Tutup Badan Jalan Menuju Kampung Detupau, Desa Likanaka, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende (Foto: Warga Desa Likanaka)

Ende, Savanaparadise.com,- Hujan lebat mengguyur wilayah Ende beberapa hari terakhir mengakibat longsor terjadi di mana-mana. Peristiwa longsor yang sama terjadi di wilayah Desa Likanaka, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende.

Satu-satu ruas jalan penghubung menuju Desa Likanaka, Dusun Detupau itu putus total akibat curah hujan begitu tinggi di wilayah tersebut. Material longsor berupa batu, lumpur, dan batang pohon menutup badan jalan sehingga aktivitas warga menjadi lumpuh dan terisolir.

Menurut penuturan warga setempat, longsor itu terjadi pada dini hari tadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah kecamatan Wolowaru selama beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, tebing di beberapa titik di sepanjang jalan tak mampu menahan volume air penghujan sehingga mengakibatkan longsor.

“Jalan menuju Detupau sekarang ini tidak bisa dilewati sama sekali. Banyak sekali material longsor, batu-batu besar dan tanah menutupi jalan,” ungkap salah seorang warga Desa Likanaka yang enggan disebutkan namanya kepada media, Rabu, (11/6/25).

Baca Juga :  Kembangkan Potensi Orang Muda, Komunitas EB Sport Buka Turnamen Billiard dan E-Sport

Ia menerangkan, akibat longsor, arus transportasi menuju ke wilayah tersebut menjadi lumpuh dan pasokan kebutuhan pokok warga ikut terhambat.

Selain itu, para pelajar SD kesulitan untuk menerima pelajaran di sekolah lantaran jalur jalan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju ke sekolah bagi siswa siswi di dua dusun yakni, Dusun Detupau dan Karbo Gagaria.

Warga berharap pemerintah segera langkah-langkah solutif dengan membersihkan material longsor dan memperbaiki jalan agar akses menuju wilayah itu kembali normal.

Kepala Desa Likanaka, Aloysius Woda menuturkan, dampak dari longsor yang menutup badan jalan dari kampung Detupau menuju Ibu Kota Desa Likanaka menimbulkan aktifitas masyarakat menjadi terhambat.

Kades Likanaka cukup prihatin melihat kondisi badan jalan pasca longsor. Sebab, jalur itu merupakan jalur penghubung bagi masyarakatnya, yang hendak keluar dan masuk Desa Likanaka

Baca Juga :  Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal

“Anak-anak sekolah pun tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah karena satu-satunya jalan yg di lintasi masyarakat dan anak-anak menuju ke sekolah hanya itu saja”, tutur Kades Likanaka.

“Kami merasa bersyukur karena kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, akses kegiatan masyarakat pun jadi terbatas, kami sebagai pemerintah Desa kami sangat sedih melihat kejadian seperti ini dan bukan kali ini saja terjadi longsor”, tambahnya.

Kades Aloysius juga menuturkan, kejadian longsor pernah terjadi pada bulan sebelumnya, namun pada saat itu, Bupati Ende melalui Dinas PU langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor sehingga aktivitas warga kembali normal.

“Harapan kami semoga pemerintah kabupaten dapat membantu kami untuk turun ke lokasi, membersihkan material longsor”, pinta Kades. (CR/SP)

Berita Terkait

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan
Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Tiga Dekade GMNI Kupang: Mencetak Kader Nasionalis dari Timur Indonesia
Tingkatkan Solidaritas Warga,Ketua RT 05 Kel. Belo pimpin warga kerja bakti perbaiki jalan lingkungan
GMNI Kupang Salurkan Bantuan Sosial bagi Pasien di Rumah Singgah, Wujud Kepedulian Menyongsong Dies Natalis ke-72
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:31 WIB

GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:01 WIB

Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan

Senin, 23 Maret 2026 - 22:56 WIB

Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang

Senin, 23 Maret 2026 - 21:30 WIB

Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB