Jadi Korban Pemukulan Ibu-Ibu Besipae , Plt Dispenda NTT Lapor Polisi

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2020 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

So,e, Savanaparadise.com,- Pelaksana tugas (Plt) Badan Pendapatan dan Aset Daerah, Welly Rohi Mone akhirnya menempuh jalur hukum kepada warga Pubabu, Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Ia melaporkan sejumlah ibu-ibu ke Polsek Amnuban Selatan usai stafnya  seorang perempuan mendapat penganiaan. laporan polisi tersebut kata Welly karena pihaknya yang menjadi korban penganiyaan oleh masyarakat di lokasi kejadian.

ia mengatakan stafnya yang jadi korban hingga kepala benjol. pada saat kejadian itu stafnya membantu mereka ketika terpeleset karena rebutan selang air dari oto tangki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Staf saya yang membantu malah dipukul dan saya sekarang di Kantor Polisi di Polsek Amnuban Selatan untuk membuat laporan polisi,” ujar Welly ketika dihubungi wartawan, Rabu, 14/10/2020.

Dijelaskannya tidak ada penertiban yang dilakukan oleh Dispenda NTT. pihaknya kesana untuk melihat lahan yang akan ditanami karena sudah mendekati musim tanam.

” Ada satu ibu lagi yang terpeleset, jadi staf saya maksudnya mau pi angkat, bantu kasi badiri tapi dong datang timpah dia rame-rame. jadi beta su visum habis dan beta masih di Polsek ni,” katanya.

Welly mengatakan staf nya di pukul oleh ibu-ibu di lokasi kejadian. ibu yang melakukan pennganiyaan terhadap staf sudah memukul 4 orang.

” Perempuan semua tuh, ibu yang pukul ini sudah pukul 4 orang. ini orang yang ke empat. katong yang luka-luka nah, dong ada babangka dimana,” kata Welly.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru