Gubernur NTT Luncurkan KKI Bank NTT

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,– Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Selasa (27/5/2025) malam, berlangsung di halaman Gedung Sasando, Jl El Tari Kupang, meluncurkan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI)..

Peluncuran KKI ini ditandai dengan scan telapak tangan pada screening yang tersedia diatas panggung, disambut tepukan tangan ratusan undangan dan pelaku UMKM yang hadir.

Untuk diketahui, sesuai peruntukannya, Kartu kredit indonesia segmen Pemerintah Daerah lingkup Provinsi NTT adalah bukti keikutsertaan Pemprov untuk menyukseskan agenda pemerintah pusat, dalam agenda pemberantasan tindak pidana korupsi. Dalam program ini, Bank NTT sebagai kas daerah, diberikan ruang untuk melaksanakan program tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan KKI, setiap pemerintah daerah lingkup Provinsi NTT akan menggunakan kartu kredit tersebut untuk melakukan pembayaran atas belanja yang dibebankan pada APBD, setelah kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi oleh bank penerbit.

Baca Juga :  Takut Gempa Susulan; Warga di Ende Memilih Mengungsi di Atas Bukit, Bangun Tenda Darurat

Sementara tujuan dari penggunaan KKI untuk meningkatkan keamanan transaksi, meminimalisasi uang tunai, mengurangi risiko penipuan dari transaksi tunai serta mengurangi idle cash dari penggunaan uang persediaan.

Yang sangat penting dari KPI adalah, nantinya dapat digunakan untuk berbagai jenis belanja, termasuk belanja barang dan jasa, serta belanja modal melalui mekanisme uang persediaan. Karenanya, KKI dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembayaran pemerintah daerah, serta mengurangi risiko risiko korupsi dan penipuan.

Artinya kedepan, penggunaan anggaran oleh pemerintah lebih terkontrol dan terproteksi dari korupsi. Untuk diketahui, korupsi rentan terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

Di kesempatan yang sama, diluncurkan juga program One Village One Produk (OVOP) dan Gerakan Beli Produk NTT, serta launching Pasar Tani. Semuanya demi mendukung UMKM di NTT.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban

Ketua panitia pelaksana, Viktor Manek, melaporkan bahwa ada 44 pelaku UMKM yang hadir di halaman kantor gubernur, sedangkan ratusan pelaku UMKM lainnya di sepanjang jalur Jl El Tari Kupang.

Gubernur Melki dalam sambutannya, menyebut bahwa kedepan Bank NTT ditugasi membuka resto di 10 kota besar di Indonesia. Nantinya disana merupakan wajah NTT, ada aneka sajian khas daerah, semuanya hallal, serta aneka produk UMKM dan menjadi ajang promosi wisata.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi NTT Benhard Menoh menegaskan, KKI merupakan kartu yang digagas oleh pemerintah bersama bank daerah dalam hal ini Bank NTT untuk mempermudah tata kelola keuangan daerah.

“Dalam penggunaan KKI ini, kita bekerja sama dengan Bank NTT. Saat ini sudah 4 OPD di lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang sudah menerapkan penggunaan KKPD,” tandas Benhard Menoh. (SP)

Berita Terkait

Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :