GP Ansor Minta Jamaah Cluster Gowa di NTT Lapor Diri Ke Gugus Tugas

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2020 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTT menghimbau para peserta Ijtimah Ulama Gowa yang tersebar di NTT untuk segera melapor ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat. Hal itu kata GP Ansor untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Ketua GP Ansor NTT Ajhar Jowe mengatakan Peserta jama’ah Tabligh dari masing-masing kabupaten dan kota harus pro aktif berkoordinasi dan melaporkan diri kepada pihak yang berwajib serta agar tim gugus tugas akan melakukan langkah sesuai dengan standar medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami melihat baru beberapa Kabupaten Pro aktif, ada beberapa Kabupaten lainnya kelihatan belum respon secara aktif,” kata Ajhar kepada SP, Minggu, 03/04/2020.

Menurut Ajhar Jowe, setelah ditetapkan Oleh Gugus Tugas Provinsi NTT berdasarkan hasil test Positif peserta Ijtimah Ulama asal Labuan Bajo Manggarai Barat sebanyak dua orang, maka besar kemungkinan peserta yang lain berkemungkinan sama seperti yang positif.

Oleh karena itu peserta yang belum berkoordinasi wajib melapor diri kepada gugus tugas setempat atau rumah sakit dan tempat koordinasi Covid di masing-masing kabupaten Kota.

Dia juga minta kepada ketua Romongan Provinsi Ijtimah Ulama Gowa dari NTT, segera berkoordinasi dengan gugus Tugas Provinsi, Polda NTT, dan TNI agar rekapan data jumlah peserta berdasarkan rekomendasi bisa segera diatasi. Jangan sampai wabah ini sudah tersebar luas ke masyarakat baru kita sadari.

” Mari kita lavan wabah Covid-19 dengan cara kita jaga jarak, jaga kesehatan, tetap dirumah, sehingga penyebaran bisa terputus dan yang pendemi segera teratasi melalui tim medis,”ujarnya.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru