Geger! Warga Temukan Kerangka Manusia, Tim Inafis Polres Ende Berhasil Identifikasi

- Penulis

Jumat, 30 Mei 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban FK yang dievakuasi oleh tim Inafis Polres Ende dan di bantu Anggota Polsek Wolowaru (Foto: Humas Polres Ende)

Korban FK yang dievakuasi oleh tim Inafis Polres Ende dan di bantu Anggota Polsek Wolowaru (Foto: Humas Polres Ende)

Ende, Savanaparadise.com,- Seorang warga insial MK (42) tahun menemukan kerangka manusia di Jurang Koramera, Desa Lisepu’u, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT, pada Kamis, (29/5/25).

Setelah menemukan kerangka manusia, MK pada hari yang sama, sekitar pukul 12.00 Wita, MK lalu mendatangi Polsek Wolowaru untuk melapor kejadian penemuan kerangka tersebut.

Setelah menerima laporan warga, Kapolsek Wolowaru, Ipda Ubaldus Maku, S.Sos memerintahkan anggota Piket turun ke TKP serta menghubungi Tim Inafis Polres Ende untuk proses Olah TKP dan identifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Ende, melalui Kapolsek Wolowaru menjelaskan, setibanya tim Inafis Polres Ende di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah barang bukti diantaranya 1 potong Jaket Hoodie berwarna hitam, 1 potong Kaos Hitam, 1 potong Celana Pendek, 1 potong Celana dalam warna biru, 1 lembar sarung Motif Ende Lio, 1 buah dompet kulit warna hitam.

Selain barang bukti di atas, jelas Kapolsek, tim Inafis Polres Ende yang dibantu anggota Polsek Wolowaru juga menemukan 1 buah kartu ATM dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga :  Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak

Dari KTP tersebut, tambah dia, diperoleh identitas kerangka manusia yang ditemukan warga itu dengan inisial FK, 30 tahun, jenis kelamin laki – laki, Agama Katholik, Jl. Kebuyahan, Kelurahan Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur.

Kapolsek Wolowaru menambahkan, sesudah petugas melakukan olah TKP dan memasang garis police line, petugas kemudian memeriksa beberapa saksi untuk membuat terang benderang identitas dari kerangka manusia yang ditemukan warga tersebut.

“Kerangka tersebut diduga seorang warga yang berasal dari Desa Waturaka kecamatan Kelimutu,” jelas Ipda Ubaldus

Setelah mengetahui titik terang terkait identitas korban (FK), kata Ipda Ubaldus, pihaknya menghubungi keluarga dekat korban, seorang warga (VW) yang diduga kuat orang tua kandung korban.

Menurut keterangan VW, terang Ipda Ubaldus, Ia membenarkan bahwa anaknya (FK) telah meninggalkan rumah sejak hari Sabtu (26/4/2025) untuk mengambil uang di mesin ATM di Desa Koanara dan belum diketahui keberadaannya sampai sekarang.

Baca Juga :  PMKRI Bantah Pernyataan Bupati Tentang Pendidikan dan Kesehatan di Ende Baik

Dijelaskan Ipda Ubaldus, menurut pengakuan VW, ketika tidak mendapat kabar tentang keberadaan sang anak, pihak keluarga pun mengira FK kembali merantau ke Kalimantan.

“Atas kejadian tersebut, beberapa tindakan kepolisian telah dilaksanakan, mulai dari TPTKP, olah TKP, memeriksa keterangan saksi, mengamankan barang bukti, melakukan identifikasi, membuat laporan polisi serta evakuasi yang dibantu tenaga medis dari Puskesmas Wolowaru”, terang Kapolsek.

“Dari pihak keluarga ikhlas menerima dan tidak akan mempermasalahkan kejadian tersebut dikemudian hari dan bersedia membuat pernyataan dan penolakan autopsi terhadap kerangka (FK)”, tambahnya.

Untuk informasi, Korban FK rencananya akan di makamkan pada Jumat, (30/5/25), di Desa Jopu, Kecamatan Wolowaru oleh pihak keluarganya. (CR/SP)

Berita Terkait

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan
Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09 WIB

Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Berita Terbaru