Demonstrasi Tolak Omnibus Law di Ende Tidak Anarkis

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2020 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Ratusan mahasiswa di Ende yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasioanal Indonesia (GMNI) Cabang Ende, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kota Ende, dan Api Kartini melakukan demonstrasi untuk menolak Omnibus Law UU Ciptaker, pada hari, Senin (12/10/2020).

Ratusan demonstrasi kemudian melakukan Long march mulai dari depan kampus Unflor Ende, Jalan Samratulangi, Jalan Wirajaya, Jalan Ponegoro, Jalan Nangka, menuju kantor DPRD Kabupaten Ende.

Sepanjang jalan ratusan masa aksi berorasi, dan menjanyikan lagu kebangsaan. Dalam aksi tersebut mereka dikawal oleh ratusan aparat kepolisian yang di pimpin langsung oleh Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana.

Setibanya di Kantor DPRD Kabupaten Ende, para orator mulai beraorasi agar pihak keamanan membuka pintu gerbang dan memberikan ijin kepada masa aksi untuk bertemu dengan wakil rakyat.

Menurut pantuan media ini, tidak lama kemudian, setelah koordinator lapangan bernegosiasi dengan aparat kemanan, masa aksi kemudian di ijinkan masuk.

Baca Juga :  Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

Sesampainya dihalaman kantor DPRD Kabupaten Ende, sambil berorasi, masa aksi kemudian mementas teatrikal sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap aksi mahasiswa diberbagai kota yang ada di Indonesia.

Kurang lebih satu jam lamanya teatrikal itu dipentaskan oleh beberapa kelompok aksi dan sesudahnya pimpinan DPRD Ende bersama beberapa anggota DPRD Ende meminta masa aksi aksi untuk berdialog di dalam ruangan sehingga masa aksi lebih leluasa untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka.(Chen02)

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru