Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doa Lintas Agama Seribu Lilin di Halaman Kantor Bupati Ende digagas oleh JPIC SSPS Flores Bagian Timur (Foto: Mateus Bheri)

Doa Lintas Agama Seribu Lilin di Halaman Kantor Bupati Ende digagas oleh JPIC SSPS Flores Bagian Timur (Foto: Mateus Bheri)

Ende, Savanaparadise.com,- Tragedi yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini dan pelbagai tindakan kekerasan serta ketidakadilan makin merajalelah di negeri ini. Tragedi ini akan terus menyebar luas apabila tidak diantisipasi segera dan dapat mengancam eksitensi ataupun menjurus ke disintegrasi bangsa.

Menyimak dan mencermati peristiwa demi peristiwa yang terjadi, ada kegusaran dari rakyat akan ulah para pejabat dan elit politik di negeri ini yang terkesan mengabaikan aspirasi rakyat sehingga melukai nurani rakyat.

Kegusaran ini memicu demostrasi besar-besar di berbagai daerah dan berujung pada penjarahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merujuk pada tragedi ini, Yayasan Gunthild Karitas Peduli Juctice, Peace dan Integrity of Creation (JPIC) SSPS Flores Bagian Timur menggelar doa lintas Agama Seribu Lilin untuk menggugah kesadaran moral dan spiritual anak bangsa di Halaman Kantor Bupati Ende, Jumat, (12/9/25).

Kesadaran kritis dan spritual ini diharapkan membangkitkan kembali spirit kebangsaan, menempatkan kepentingan umum di atas segala-galanya dengan mengabaikan kepentingan pribadi ataupun golongan.

Aksi Doa Lintas Agama Seribu Lilin ini sebagai bentuk intropeksi dan transformasi diri secara utuh dan menyeluruh.

Baca Juga :  Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Koordinator Umum JPIC SSPS Flores Bagian Timur, Sr. Wilhelmina Kato, SSPS dalam seruan moralnya menyampaikan beberapa aspirasi sebagai bentuk refleksi dengan mengacu pada kondisi negara yang sedang tidak baik-baik saja.

Aspirasi tersebut Ia sampaikan dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Ende, Pimpiman dan Anggota DPRD Ende, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan,  TNI, Polri, Kejari Ende, dan Pimpinan OPD.

Ia mengatakan,  JPIC turut berbela sungkawa atas beberapa korbam demostrasi yang meninggal, sejak awal hingga hari ini dan semoga jiwanya beristrahat dalam damai. “Dan kepada seluruh keluarga diberi rahmat kekuatan dan penghiburan”, ungkap Sr. Wilhelmina.

Sr. Wilhelmina juga mengingatkan kepada seluruh Wakil Rakyat, Pemerintah, dan para Penegak Hukum, Masyarakat, TNI, Polri di Kabupaten Ende, bangunlah komunikasi yang lebih manusiawi dan tanpa kekerasan.

Karena menurut dia apabila segala tindakan itu dilakukan dengan kekerasaan, maka akan melahirkan kekerasan baru yang dapat merugikan semua orang di masa yang akan datang.

Ia juga mendorong Pemerintah dan Wakil Rakyat untuk secepatnya menyiapkan lapangan kerja bagi masyarakat sebagai antisipasi lonjaknya jumlah perdagangan orang dari Kabupaten Ende.

Baca Juga :  Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores

“Kabupaten Ende telah dinyatakan darurat trafficking dan kita telah menerima 16 peti mati secara beruntun”, terang Sr. Wilhelmina.

Merujuk pada kasus tersebut,  kata Sr. Wilhelmina JPIC mendesak Pemerintah dan DPRD untuk segera menghadirkan unit pelayanan satu atap sebagai salah satu cara untuk memcegah meningkatnya perantau ilegal dan secepatnya menghadirkan Perda Perdagangan Orang dan Perbub dan Perdes sebagai bentuk kepedulian terhadap isu Human Trafficking.

“Kiranya, dengan terbentuknya tim percepatan pembangunan daerah di bidang dan harmonisasi regulasi ketenaga kerjaan, Pemda Ende telah menyiapkan langkah-langkah konkrit terkait regulasi perlindungan pekerja migran Kabupaten Ende dalam hal ini Disnaker Trans dan Kabag Hukum sebagai ujuk tombaknya”, tandasnya.

Sr. Wilhelmina juga menambahkan, JPIC mengajak, mengingatkan, dan menegaskan kepada Wakil Rakyat, Pemerintah dan seluruh jajarannya, Polri, TNI, dan seluruh Warga Masyarakat agar lebih mengintropeksi diri dan merefleksikan tugas dan tanggung jawab masing-masing demi terciptanya masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera.

“Dan inilah momen untuk kita mentransformasi diri secara utuh dan menyeluruh”, ujar dia. (Mateus Bheri/CR)

Berita Terkait

754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:29 WIB

754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Berita Terbaru