Ratusan Buruh Perhotelan Dapat Sumbangan Sembako dari Polda NTT

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2020 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Subdit Sosbud Direktorat Intelkam menyalurkan ratusan paket sembako. Ratusan paket sembako ini diperuntukkan bagi ratusan buruh perhotelan di Kota Kupang, Selasa, 16/06/2020

Adapun buruh perhotelan tersebut tersebar di lima hotel yaitu hotel Silvia, Hotel Aston, hotel Swiss Belin, hotel On The Rock dan hotel Sasando. Selain diantarkan ke Hotel, Aparat Polda NTT dari Subdit Sosbud Intelkam juga menyambangi para buruh perhotelan dirumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasubdit Sosbud Direktorat Intelkam Polda NTT mengatakan Momentum kesulitan ditengah pandemi covid-19 yang dialami oleh para buruh perhotelan yang terdampak parah menyebabkan hidup semakin sulit.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Kondisi ini kata Dia menimbulkan empati maupun simpati institusi Polri untuk mengadakan kegiatan bantuan sosial melalui subdit sosbud direktorat Intelkam Polda NTT yang melaksanakan kegiatan penyaluran sembako kepada beberapa buruh perhotelan.

Dijelaskannya Para stake holder seluruh instansi merupakan instrumen penting dalam membantu meringankan beban publik khususnya para buruh perhotelan dan diharapkan kedepannya agar secara kontinyu terus membuat kebijakan melalui program bantuan sosial selama masa pandemi covid-19

Ia menjelaskan secara umum Dampak Covid 19 saat ini telah berdampak negatif pada segala aspek kehidupan.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

” Aktifitas publik terpaksa dibatasi dengan diberlakukannya social distancing /phisical distancing, Hal ini sudah tentu sangat kontradiksi dengan kehidupan normal yang sesungguhnya,” jelasnya.

Ia mengatakan saat ini manusia dihadapkan pada sebuah dinamika baru pada era kehidupan baru atau new normal yang mana penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari adalah suatu hal yang wajib dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Namun new normal bukan berarti segala aspek kehidupan khususnya bidang perekonomian dengan mudah mengalami recovery akan tetapi membutuhkan waktu yang lama sesuai dengan adaptasi terhadap pola kehidupan baru secara bertahap.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru