PEMKOT Kupang Dapat Bantuan RP 2,4 Miliar Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

- Penulis

Senin, 4 Juni 2012 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, savanaparadise.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang, Yanto Pareira mengatakan,Kementerian Kelautan dan Perikanan  menyiapkan anggaran Rp2,4 miliar untuk pembangunan pabrik pendingin ikan berkapasitas 36 ton di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Anggaran sudah disiapkan oleh Kementerian dan Pemerintah Kota Kupang  mencari lahan yang tepat untuk segera membangun pabrik pendingin tersebut,” Ujar  Yanto Pareira, belum lama ini dikupang.
Menurut dia, bantuan pembangunan pabrik pendinginan  merupakan salah satu cara dari pemerintah pusat  untuk membuka peluang bagi Pemerintah Kota Kupang mendapatkan sumber pendapatan sektor perikanan untuk pendapatan asli daerah (PAD). sejak pencabutan sejumlah kebijakan yang diatur dalam peraturan perikanan telah menghapus sejumlah pungutan sektor perikanan kepada para nelayan yang menjadi sumber pendapatan bagi daerah.

Dia menjelaskan, lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat pembangunan pabrik pendingin ikan akan ditempatkan pada lokasi milik pemerintah yang luas, sehingga juga bisa dimanfaatkan oleh aktivitas para nelayan untuk kegiatan lainnya.Seperti tempat penjualan ikan hasil tangkapan serta tempat pembakaran ikan. Lokasi itu akan dijadikan sebagai kawasan terpadu.

ia menambahkan, dengan dibangunnya pabrik pendingin ikan itu, masyarakat nelayan bisa lebih mudah untuk memanfaatkan fasilitas itu, untuk kepentingan pengawetan ikan agar hasil tangkapan tidak rusak dan dapat disimpan selama mungkin.

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru