Site icon savanaparadise.com

Kapolsek Hawu Mehara Pantau Vaksinasi di Desa Ramedue

Suasana Pelaksanaan Vaksinasi di Desa Ramedue (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Menia&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Kepala Kepolisian Sektor &lpar;Kapolsek&rpar; Hawu Mehara&comma; Mikael Wila Here&comma; memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Desa Ramedue&comma; Kamis &lpar;13&sol;01&sol;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mempercepat pelayanan vaksinasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menerima vaksin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepada Savanaparadise&period;com&comma; Kapolsek Mikael mengatakan vaksinasi ini dilakukan sesuai arahan atau intruksi pimpinan&comma; baik itu instruksi Presiden maupun secara berjenjang intruksi Kapolri&comma; mulai dari Polda hingga Polsek&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini merupakan percepatan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat&period; Jadi ada akselerasi&&num;8221&semi;&comma; kata Mikael&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolsek menjelaskan vaksinasi ini bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan vaksin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita tahu bahwa vaksin itu sendiri punya manfaat untuk membentengi diri sehingga virus yang ada ini tidak gampang masuk&&num;8221&semi;&comma; terang Kapolsek&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolsek mengatakan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda&comma; hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan masyarakat kita untuk hidup Sehat<&sol;p>&NewLine;<p>Lalu hal kedua&comma; tambah Kapolsek&comma; kami harus memastikan masyarakat sudah menerima vaksin atau belum&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; jelas dia&comma; perlu adanya koordinasi dan sinergitas&comma; baik itu melalui Tenaga Kesehatan &lpar;Nakes&rpar;&comma; Kepala Puskesmas&comma; Camat beserta seluruh perangkat di kecamatan dan para Kepala Desa &lpar;Kades&rpar; bersama perangkat-perangkatnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pada saat kita turun ke Desa-desa minimalnya sudah di respon secara baik oleh pihak Pemdes&period; Contoh sederhananya seperti hari ini di Desa Ramedue&&num;8221&semi;&comma; tutur Mikael&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tujuannya dari semuanya adalah untuk mendekatkan pelayanan Vaksin kepada masyarakat&period; Karena ada masyarakat kita yang masih lansia&&num;8221&semi;&comma; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mikael mengatakan kami tentu sangat berterimakasih kepada Kades Ramedue yang telah mensuport dan mendukung pelaksanaan vaksin hari ini sehingga berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sebelumnya&comma; kami sudah kirim jadwal vaksin inj sejak 2 minggu lalu di masing masing Desa&period; Ini untuk memermudah memobilisasi warga masyarakat untuk menerima vaksin&period; Dan ini berkat ataupun peran Kades dan perangkatnya&&num;8221&semi;&comma; ujar Mikael&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya juga beri apresiasi setinggi tingginya kepada Gugus Tugas yang juga turut membantu memobilisasi&comma; mengedukasi&comma; dan menghimbau masyarakat untuk divaksin&period; Seperti yang terlihat tadi bahwa pencapainnya sungguh luar biasa&period; Tadi Kades katakan kepada saya bahwa ada kurang lebih 1&period;100 orang yang menjadi target masyarakat yang berhak menerima Vaksin&&num;8221&semi;&comma; ungkap Mikael&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari terget 1&period;100 Orang&comma; sebut Mikael&comma; sudah ada 900 Orang yang menerima vaksin dosis tahap satu&period; Artinya kalau kita persentasikan tinggal 20 &percnt; lagi masyarakat yang belum menerima vaksin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bagi mereka yang belum menerima vaksin&comma; jelas Mikael&comma; selain mereka yang sudah Lansia&comma; disisi lain juga dikarenakan setelah melalui proses pemeriksaan ternyata ada yang tidak layak untuk menerima vaksin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Apabila ditemukan demikian&comma; terang dia&comma; maka Dokter ataupun Nakes akan mengeluarkan surat keterangan kepada yang bersangkutan dan di dalam surat keterangan tersebut menjelaskan tentang alasan kenapa yang bersangkutan tidak bisa di vaksin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini dilakukan agar tidak menghambat yang bersangkutan dalam segala urusannya karena&comma; kata Mikael&comma; Presiden sendiri telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 14 tahun 2021 yang di dalamnya berisikan tentang sanksi&comma; baik itu sanksi administrasi maupun sanksi pidana&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk sanksi administrasi&comma; jelas Mikael&comma; bagi masyarakat yang menerima bantuan sosial atau jaminan sosial seperti BLT&comma; PKH&comma; dan segala macam apabila tidak dapat menunjukan kartu vaksin&comma; maka bantuan itu akan di tunda&comma; bahkan bisa dihapus namanya dari daftar penerima&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Nah&comma; ini yang saya dan Camat tidak harapkan terjadi&period; Kami lalu memfasilitasi agar masyarakat harus menerima vaksin&&num;8221&semi;&comma; tutup Mikael<&sol;p>&NewLine;<p>Terpisah&comma; Kades Ramedue&comma; Mikael Hina Kanni&comma; saat diwawancarai SP mengatakan sejak awal dilaksanakan vaksin kita selalu memberikan pehamanan kepada masyarakat untuk divaksin demi menjaga kekebalan tubuh dari Covid-19&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi sampai dengan saat ini masyarakat yang telah menerima vaksin sekitar 900 Orang&period; Ada yang masih di tanah rantuan&&num;8221&semi;&comma; tukas Kades&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Kades Warga Desa Ramedue  rata-rata sudah divaksin&comma; kalaupun belum dapat dipastikan bahwa mereka adalah kelompok Lansia vaksin atau mereka yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin oleh Nakes&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami di sini ada 360 KK dan jumlah penduduk keseluruhannya ada 1&period;490 Jiwa&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Dule Dubu<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><strong>Editor&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version