IAI Dan PAFI NTT Kompak Dukung Program One Village One Product

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Melki Laka Lena menerima cindera mata dari IAI dan PAFI NTT (Foto: BT)

Gubernur NTT, Melki Laka Lena menerima cindera mata dari IAI dan PAFI NTT (Foto: BT)

Kupang, Savanaparadise.com,- Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) NTT Kompak mendukung dan siap menyukseskan program One Village, One Product yang digagas Gubernur, Melki Laka Lena.

Kekompakan itu mereka nyatakan dalam pertemuan dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, bertempat di rumah jabatan Gubernur NTT, Minggu, (23/3/25).

Hadir dalam pertemuan, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia,Apt. Noffendri, S.Si, Ketua Pengurus Daerah IAI Provinsi NTT, Apt. Frama E. L. Pollo, S.Si, M.Sc, Ketua Pengurus Daerah PAFI Provinsi NTT, Yansen Marthen Mbau, SKM, S. Farm.

Pertemuan ini diharapkan membangun sinergi dan kerja sama lintas sektor demi membawa perubahan baru bagi kemajuan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

IAI dan PAFI NTT menyadari betul bahwa keterlibatan semua pihak bangun NTT sangat diutamakan. Karena itu, dengan kompak IAI dan PAFI NTT siap mendukung dan berkontribusi nyata dalam menyukseskan program OVOP khususnya dalam bidang kefarmasian.

“Kami siap mendukung dan menyukseskan program One Village, One Product yang digagas oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT khususnya dalam bidang farmasi.” Ujar Ketua Pengurus Daerah IAI dan PAFI NTT, kompak.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena menerima dan menyambut baik kunjungan dari IAI dan PAFI NTT.

Dikesempatan itu, Gubernur meminta PAFI dan IAI terus berkolaborasi serta berinovasi dalam pengembangan produk-produk, baik makanan dan obat hortikultura.

Baca Juga :  Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan

Gubernur berkeyakinan dengan potensi alam yang di miliki NTT, sangat bagus tanaman hortikultura ini, apabila dimanfaatkan secara baik. Sehingga, Ia menyarankan IAI dan PAFI untuk matangkan konsepnya, kemudian bergerak bersama-sama.

Keyakinan dan saran itu Gubernur ungkapkan, dengan melihat bahwa produk-produk tersebut memiliki nilai yang tinggi dan itu juga sejalan dengan program One Village, One Product (OVOP).

Program ini mendorong agar setiap Desa dan Kelurahan di NTT untuk mengolah dan memproduksi produk-produk makanan dan obat-obatan hortikultura.

“Semua produk ini akan kita pasarkan salah satunya melalui Koperasi Merah Putih juga akan kita pasarkan melalui marketplace seperti Shopee atau Tokopedia tapi platform digitalnya dari kita sendiri yang buat,” Jelas Gubernur Melki. (AR/CR/SP)

Berita Terkait

Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan
Berita ini 7 kali dibaca