Hanya di Ende, Nasabah Minta Direktur Investasi Bodong, PT. ADS di Bebaskan

- Penulis

Jumat, 7 Januari 2022 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Nasaba melakukan aksi blokade jalan saat mobil tahanan Jaksa lewat di halaman Kantor Pengadilan Negeri Ende (Foto: Paskalis)

Para Nasaba melakukan aksi blokade jalan saat mobil tahanan Jaksa lewat di halaman Kantor Pengadilan Negeri Ende (Foto: Paskalis)

Ende, Savanaparadise.com,- Sidang kasus investasi bodong yang menjerat Direktur PT. ADS, Muhamad Badrun telah inkracht setelah Pengadilan Negeri Ende memutuskan Muhamad Badrun di penjara 7 tahun dan ganti rugi Rp. 10 Milyar, ditambah dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar di ganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan (Subsider).

Anehnya, setelah mendengar putusan pengadilan, para Nasabah lalu melakukan aksi demo persis di halaman kantor Pengadilan Negeri Ende.

Dalam aksi demo, para Nasabah bukannya menuntut agar terdakwa Direktur PT ADS, Muhamad Badrun mengembalikan sejumlah uang  milik mereka melainkan mereka meminta agar Kepala Pengadilan Negeri Ende membebaskan terdakwa Badrun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permintaan para pendemo ini bukannya tanpa alasan, melainkan mereka berharap apabila pengadilan memenuhi permintaan mereka untuk membebaskan terdakwa dengan satu  harapan bahwa eks Direktur PT ADS ini bisa mengembalikan sejumlah uang milik mereka.

Baca Juga :  Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Walaupun mereka merasa tuntutannya sulit di kabulkan oleh pihak pengadilan. Akan tetapi para Nasabah tetap nekat dan ngotot meminta pihak pengadilan untuk memenuhi permintaan mereka agar terdakwa Muhamad Badrun di bebaskan.

Situasi sempat memanas, ketika ada mobil tahanan jaksa yang ditumpangi terdakwa ingin meninggal kantor Pengadilan Negeri Ende. Para Nasabah pun melakukan blokade jalan. Sejumlah aparat Polisi dari Polres Ende pun berusaha menenangkan para pendemo.

Akhirnya, para Nasabah yang melakukan aksi demo berhasil ditenangkan setelah pihak pengadilan, kejaksaan dan pihak terdakwa masuk untuk menggelar pertemuan terbatas dan hasil akhirnya pihak Nasabah akan melakukan pertemuan yang akan di gelar pada, Selasa (11/01/22) yang akan datang.

Baca Juga :  Awal Kasus Gusur rumah warga oleh Bupati,Kini Istri bupati Ende Lapor Ketua PMKRI Ende Ke Polres Ende

“Tadi kita buat forum kecil, dimana ada terdakwa, pengacaranya, perwakilan anggota, dan perwakilan komisaris. Sudah disampaikan disini tadi dan sekarang sudah mulai tenang”, ungkapnya Juru Bicara Pengadilan Negeri Ende, Putu Renatha Indra kepada wartawan, di ruangan terbuka kantor Pengadilan Negeri Ende, Jumat (07/01/22).

Putu Renatha, menjelaskan soal putusan pengadilan terhadap terdakwa merupakan putusan final yang tidak dapat di ganggu gugat.

Kalau memang para Nasabah berkeberataan dengan putusan tersebut, jelas Putu Renatha, ada ruang tersendiri bagi para Nasabah untuk meminta kuasa hukumnya melakukan upaya banding.

Pantauan media ini, usai pertemuan terbatas, para Nasabah pun akhirnya satu persatu tinggalkan kantor pengadilan menuju ke rumah masing-masing secara tertib, aman dan damai.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Produk OSOP SMKN 3 Kupang Dapat Apresiasi & Testimoni Positif Dari Sejumlah OPD Dikantor Gubernur NTT 
Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 
PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi
Kampanye Mutu,TK EDUARD MICHELIS-NASIPANAF Showan Ke Masyarakat, Fransiska Nau ajak Anak Masuk TK EDUARD MICHELIS
Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB
Logosi Institute & PT Filosi Selenggarakan  Filosi Competition Robotic Expo 2026, Kadis P&  K NTT Beri Apresiasi : Ini Langkah Strategis Dongkrak Kualitas SDM Dibidang Teknologi 
Jaga Netralitas Hakim, Komisi Yudisial NTT Pantau Persidangan Kasus Penyerobotan Tanah di Kelurahan Maulafa 
KPID NTT Silahturahmi Ke Balmon Kelas 1 Kupang ,KPID NTT Ajak Kerja Kolaborasi Awasi Lembaga Penyiaran 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:32 WIB

Produk OSOP SMKN 3 Kupang Dapat Apresiasi & Testimoni Positif Dari Sejumlah OPD Dikantor Gubernur NTT 

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:08 WIB

PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:23 WIB

Kampanye Mutu,TK EDUARD MICHELIS-NASIPANAF Showan Ke Masyarakat, Fransiska Nau ajak Anak Masuk TK EDUARD MICHELIS

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:01 WIB

Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB

Berita Terbaru