Anggota Dewan di Ende Sentil Soal Dana 1,7 M Untuk Pengadaan TPA

- Penulis

Jumat, 15 Juli 2022 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ruangan gabungan komisi saat RPD Komisi III dengan DLH dan Dinas Perumahan Rakyat (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Suasana ruangan gabungan komisi saat RPD Komisi III dengan DLH dan Dinas Perumahan Rakyat (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende sentil soal dana sebesar 1,7 M yang dialokasikan untuk pengadaan lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Sentilan itu disampaikan anggota dewan dari komisi III, Samsudin pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DLH di ruang Gabungan Komisi, Kamis (14/07/22).

RDP ini dipimpin langsung oleh ketua komisi III, Sabri Indra Dewa yang dihadiri oleh beberapa anggota dewan lainnya dari komisi III yakni, Ambros Reda, Yani Kota, Ishak Moses Paso Pande dan juga dari dinas teknis yang menjadi mitra kerja komisi III.

Dalam kesempatan tersebut, Samsudin mempertanyakan tentang perkembangan penggunaan dana yang dialokasikan untuk pengadaan lokasi TPA.

“Pak Kadis atas temuan Pansus ada dana 1, 7 M untuk pengadaan lokasi TPA. Bagaimana mengenai perkembangan sejauh ini?”, tanya Samsudin.

Setelah ditanyakan oleh anggota dewan tentang dana itu, Kepala DLH, Haris Abdul Majit menjelaskan berkaitan dengan lokasi TPA, awal-awalnya DLH sangat kesulitan sebab terjadi penolakan.

Akan tetapi, jelas Kadis lewat komunikasi dengan berbagai pihak dan yang terakhir kami rencanakan di daerah Anaraja.

“Ya. Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala”, harapnya.

Lalu menyangkut soal dana, beber Kadis, awalnya mulanya dana yang diperuntukan untuk TPA dialokasikan sebasar 4 milyar lebih namun karena terjadi refocusing sehingga tinggal 1,7 milyar.

Baca Juga :  Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Tambahnya, nantinya dana itu akan dipergunakan untuk lokasi TPA seluas 4,5 hektar.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa direalisasikan”, ungkap Kadis.

Selain sentil soal dana 1,7 M, anggota dewan lainnya, Yani Kota juga menyentil soal sampah di Ende yang belum diurus secara baik oleh DLH.

Yani meminta kepada Kadis DLH supaya mengurus sampah jangan menunggu ada masalah baru ada riak-riak.

“Pak Kadis saya berharap agar BLHD jangan menunggu ada masalah dulu baru ada riak-riak ya”, kata Yani.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Tingkatkan Solidaritas Warga,Ketua RT 05 Kel. Belo pimpin warga kerja bakti perbaiki jalan lingkungan
GMNI Kupang Salurkan Bantuan Sosial bagi Pasien di Rumah Singgah, Wujud Kepedulian Menyongsong Dies Natalis ke-72
Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende
Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  
Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman
Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 
KPU Ende Gelar Safari Demokrasi Partisipasi di Bulan Ramadhan
Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Solidaritas Warga,Ketua RT 05 Kel. Belo pimpin warga kerja bakti perbaiki jalan lingkungan

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

GMNI Kupang Salurkan Bantuan Sosial bagi Pasien di Rumah Singgah, Wujud Kepedulian Menyongsong Dies Natalis ke-72

Senin, 16 Maret 2026 - 13:24 WIB

Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Senin, 16 Maret 2026 - 09:42 WIB

Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:16 WIB

Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman

Berita Terbaru