Puji Tuhan, Nagekeo kembali Zona Hijau

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2020 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mbay, Savanaparadise.com,- Kabupaten Nagekeo kembali ke zona hijau setelah 3 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. Pasien 03 merupakan pasien terakhir setelah hasil Swab Test dilaporkan negatif.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Nagekeo, Silvestet T Sada mengatakan pasien 03 sesuai buku pedoman revisi 5, pasien negatif swab test 1 kali sudah dinyatakan sembuh dan bisa kembali ke rumah, dan tidak perlu lagi 2 kali swab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan demikian, pasien 03 ini adalah pasien terakhir yang dinyatakan sembuh dari indikasi covid-19, sehingga yang bersangkutan sore ini juga dapat kembali ke rumah dan beraktifitas seperti biasanya di tengah keluarga dan lingkungan sekitar dalam disiplin protokol kesehatan yang sama” kata Silvester yang juga Kabag Humas dan Protokoler Setda Nagekeo, Selasa, 21/07/2020.

Baca Juga :  Nasib Warga Dua Dusun di Likanaka Ende Hidup Tanpa Listrik

Ia mengatakan Nagekeo bisa dipastikan kembali ke zona hijau, menanti penetapan resmi dari tingkat provinsi NTT.

” Seluruh tim dan relawan menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang bersangkutan dan segenap warga di mana pun berada. Ketaatan dan kedisiplinan kita di tengah ancaman wabah pandemi covid-19, sangat menolong kita keluar dari status zona kuning menuju zona hijau,” kata Dia.

Namun demikian kata Dia tugas dan tanggung jawab kita semua tidak berkurang. Malah di era “new normal” (kebiasaan baru) ini, semua pihak justru semakin dituntut untuk benar-benar mentaati protokol kesehatan seperti wajib masker, jaga jarak, hindari kerumunan di antara warga yang tidak dipastikan asal perjalanannya, dan cuci tangan setelah beraktifitas di luar rumah.

Baca Juga :  Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

” Perlahan-lahan Covid-19 menjadi tanggung jawab personal, kalau mau sehat. Dengan tanggung jawab ini, bisa dipastikan, komunitas luar dirinya pun bisa dijamin bebas dari ancaman virus corona,” ujarnya.

Ia menjelaskan saat ini pelaku perjalanan hari ini tercatat 35 orang yang baru tiba di Nagekeo.

Ia menghimbau kepada yang baru tiba dari zona merah, untuk jalani karantina mandiri secara bertanggung jawab, agar diri dan komunitas di mana dia berada, tidak menjadi ancaman baru virus corona.

” Mari bersatu, pertahankan status zona hijau di daerah kita, Nagekeo,” katanya.(FR03)

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru