Pasien Probable Di Nagekeo Dikebumikan Sesuai Prokes

- Jurnalis

Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo, Savanaparadise.com,- Kasus pertama pasien Probable yakni MBV di kebumikan di pemakaman umum Kajulaki kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo yang menjadi tempat pemakaman khusus pasien Covid-19

Pasien tersebut meninggal pukul 12.10 Wita di ruangan isolasi RSD Aeramo, dan sekitar Pukul 17.40 Wita, Jumat, (16/1), jenasanya di arahkan menuju tempat peristrahatan terahkir.

Baca Juga :  Wabup dan Wakil Ketua DPRD Hadiri Muscab GP. Ansor Sikka

Tim yang tergabung dalam satuan tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo ikut dalam pemakaman tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tepat Pukul 18.27 Wita rombongan tiba di pemakaman. Ambulance langsung mendekati lubang kuburan dan petugas menurunkan peti jenasa. Walaupun menggunakan tali, akan tetapi petugas masih kesulitan untuk menurunkan peti jenasa sehingga akhirnya peti jenasa diturunkan dengan menggunakan Eksa.

Baca Juga :  DPRD Ende Jelaskan Soal Dana Pokir Lonjak 34 M Dari Usulan Awal 25 M

Sahabat dan sang istri hanya bisa mengeluarkan air mata tanpa melihat wajah sang suami dari dekat.

Saat penguburan berlangsung selain petugas pemakaman, yang lainya dilarang mendekat karena jarak yang di atur 20 meter dari liang lahat.

Pantauan media SP, turut hadir dalam pemakaman tersebut yaitu,  Bupati Nagekeo bersama Ibu Camat Aesesa, Kapolres Nagekeo, dan tim Satgas lainnya.

Penulis: Fardin Bay

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
​Polres Ende Gelar Operasi Lilin Turangga 2025, Pastikan Nataru Tahun Ini Aman Kondusif
Polemik Antara Bupati dan DPRD Ende Berujung Hak Angket, Dewan Soroti Soal Adanya Silpa Tahun 2024 Tanpa Perubahan APBD
4 Fraksi DPRD Ende Usulkan Hak Angket Meski Paripurna Interpelasi Sempat Ricuh
DPRD Ende Tunda Rapat Paripurna Interpelasi, Ini Alasan dan Jadwalnya
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Luncurkan Gerai NTT Mart di Ende
Berita ini 4 kali dibaca