Maraknya Kekerasan Seksual, Jaringan Perempuan Sumba Gelar Webinar

- Penulis

Rabu, 26 Mei 2021 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waibakul, Savanaparadise.com,– Maraknya kasus kekerasan seksual yang menimpa kaum perempuan beberap pekan terakhir di Indonesia, secara khusus di pulau Sumba sehingga menarik perhatian Jaringan Perempuan Sumba (JPS) untuk ikut menyuarakan bahaya dari Kekerasan seksual.

Dengan berkaca pada setiap peristiwa pilu yang dialami kaum perempuan, JPS kemudian menggelar kegiatan Webinar dengan tema “Menolak Diam”. Kegiatan webinar ini digelar, Selasa, (24/5/21) dengan menghadirkan tiga orang pembicara utama yakni Yohanis Woli, S.Th yang merupakan Ketua LPA Sumba Tengah, Martha Hebi Relawan solidaritas perempuan dan anak Sumba ( SOPAN), dan Veryanto Sitohang dari Komisioner Komnas Perempuan.

Baca Juga :  VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah

Webinar ini bertujuan ingin menyuarakan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di pulau Sumba yang beberapa pekan terakhir masuk dalam kategori keadaan darurat dan butuh perhatian serius dari pihak-pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, webinar ini juga merupakan salah satu langkah kecil yang dibuat untuk menyuarakan pengesahan Rancangan Undang-Undang Pengahapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Dalam sambutannya, Ketua JPM Sumba Fransiska Ndina menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya terbatas pada Webinar saja, dalam waktu dekat JPM Sumba akan menyiapakan strategi atau langkah-langkah Kongkrit untuk menindaklanjuti hasil diskusi.

“Webinar ini menghadirkan tiga orang pembicara utama yakni Yohanis Woli,S.Th yang merupakan ketua LPA Sumba Tengah, Martha Hebi Relawan solidaritas perempuan dan anak Sumba ( SOPAN), dan Veryanto Sitohang dari Komisioner Komnas Perempuan”, terang ketua JPM Sumba

Baca Juga :  VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah

Melalui Webinar ini, JPM Sumba berharap masyarakat dapat memperjuangkan hak-hak perempuan dan Anak dalam berkehidupan sosial, serta masyarakat dapat membantu menyuarakan pengesahan RUU-PKS untuk kepentingan bersama dalam menumpas kekerasan seksual di Indonesia.

“Kita berharap masyarakat bisa memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak dalam kehidupan sosial dan melalui webinar ini harapan kita RUU PKS dapat disahkan”, tutupnya.

Penulis: Umbu Sorung

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Bank NTT Gandeng Sinode GKS, Perluas Akses KUR untuk Perkuat UMKM di Sumba
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Bank NTT Kucurkan CSR Rp208,5 Juta, Perkuat Infrastruktur UMKM dan Ekonomi Rakyat Sumba Timur
KBP2 Polri Resor Sumba Timur Gelar Bakti Sosial & Deklarasi Sitkamtibmas di HUT ke-6
Stefanus Pekuwali Ajak Masyarakat Tolak Praktik eksploitasi ilegal terhadap Kuda Sandelwood Di Sumba Timur
Jemaat GKS Bersukacita Berkat Ringan Tangan Simon Petrus Kamlasi Resmikan Gereja Modular Pertama Disumba
Bank NTT Waibakul Hadirkan biaya inklusif bagi Masyarakat,Genjot Ekonomi Lokal  Lewat Kredit Kendaraan Bermotor
Berita ini 5 kali dibaca