KPU Nagekeo Lalai, Pilkada Cacat Harus Diulang

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2013 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbay, Savanaparadise.com,- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Cacat hukum. Pasalnya banyak dokumen salah cetak yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nagekeo. Banyak dokumen masih menggunakan Pilkada Sikka dan Pilgub NTT.

Foto dari tujuh paket pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo yang dipasang di setiap TPS tertulis Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sikka. Seharusnya adalah Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nagekeo.

Ketua KPPS pada TPS II Natenage, Anwar Bali kepada wartawan, Jumat (12/7) mengatakan, bahwa pihaknya diminta untuk menutup tulisan Kabupaten Sikka dengan menggantikannya menjadi Kabupaten Nagekeo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami disampaikan pihak PPK bahwa ada kesalahan penulisan nama kabupaten dan kami tutup dengan kertas. Ini kesalahan dari siapa kami tidak tahu. Dari kesalahan itu maka KPU Nagekeo telah menipu Rakyat dan membodohi masyarakat di daerah itu,’’kata Anwar.

Baca Juga :  PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi

Sementara itu Anggota KPU Nagekeo, Serilus Malo, mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya kesalahan tersebut setelah logistik pemilu sudah didistribusikan di setiap TPS dan kesalahan itu diakuinya terjadi pada saat pencetakan di Surabaya.

Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Nelson Matara, mengatakan, Pilkada Nagekeo cacat hukum dan segera dibatalkan.

“Saya minta KPU Nagekeo harus membatalkan proses Pilkada itu dan dijadwalkan untuk Pilkada ulang pada tahapan pemilihan,” kata Nelson Matara.

Hasil perhitungan suara sementara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nagekeo, paket Lilin menempati posisi teratas dengan perolehan suara sebanyak 15.038 (28,25 persen).

Baca Juga :  Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara

Disusul paket Doa (dr. Don Bosco Do-Gaspar Batubata) 11.465 suara atau 21,54 persen, paket Serius (Servasius Podhi-Ibrahim Yusuf) 10.706 atau 20,11 persen, paket Laskar (Wolfgang Lena-Rikardus Wawo) 4.960 atau 9,32 persen, paket Lukas-Os (Lukas Aloysisus Tonga-Os Juwa Dobe Ngole) 3.994 atau 7,50 persen.

Paket Piet Nuwa Wea-Florentinus Pone 3.589 atau 6,74 persen dan paket Teman (Teofilus Woghe-Ahamad Daeng) memperoleh suara 3.482 atau 6,54 persen. Dengan total suara sah yang masuk sebanyak 53.234 dari total jumlah pemilih untuk Kabupaten Nagekeo sebanyak 84.378 suara.(Yos K)

Berita Terkait

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres
Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil
13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Senin, 29 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:43 WIB

DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:57 WIB

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:59 WIB

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres

Berita Terbaru