Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur jalan dari Desa Tani Woda, Rutujeja, Detuara, dan Tiwusora, Kecamatan Lepkes, Kabupaten Ende, NTT yang dalam keadaan rusak parah (Foto: Mateus Bheri/SP)

Jalur jalan dari Desa Tani Woda, Rutujeja, Detuara, dan Tiwusora, Kecamatan Lepkes, Kabupaten Ende, NTT yang dalam keadaan rusak parah (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Kondisi infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Ende masih cukup memprihatinkan. Buruknya kondisi jalan dibeberapa wilayah ini yang menyebabkan arus trasportasi di wilayah tersebut menjadi terhambat.

Selain itu, masyarakat harus berjibaku melewati medan yang begitu ekstrem yang sekali-kali dapat mengancam keselamatan mereka. Saking buruknya kondisi jalan ini, jangankan kendaraan roda empat, roda dua pun sangat sulit melawatinya.

Padahal, apabila diamati secara seksama beberapa wilayah yang kondisi jalannya rusak parah tersebut merupakan pemasok hasil komoditi terbanyak di Kabupaten Ende. Lebih dari itu, para pelaku UMKM juga ikut merasakan sulitnya untuk mendistribusikan barang-barang kebutuhan pokok warga untuk dijual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu wilayah yang mengalami buruk infrastruktur jalan adalah empat desa di wilayah Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Kabupaten Ende, yakni, Desa Rutujeja, Desa Tani Woda, Desa Detuara, dan Desa Tiwu Sora.

Baca Juga :  IKAMEL Malang Temui Bupati Ende Tentang Bansos Untuk Mahasiswa

Hingga kini, buruknya wajah jalan di wilayah empat desa ini kembali menjadi sorotan dan juga catatan kritis bagi orang muda di Kecamatan Lepkes karena tak pernah tersentuh yang nama pembangunan jalan.

Salah satu tokoh muda, Yanto Woda, mengungkapkan bahwa jalan desa yang rusak menyulitkan aktivitas warga, khususnya para petani dan pelaku usaha kecil dalam mendistribusikan hasil produksi.

“Jalan ini merupakan urat nadi ekonomi masyarakat desa. Jika kondisinya rusak dan tidak segera diperbaiki, maka biaya transportasi meningkat dan pendapatan warga ikut menurun, ujarnya kepada media, Senin (7/1/2026).

Pria yang akrba disapa Yanto ini menegaskan, kondisi infrastruktur jalan di kecamatan Lepkes perlu ada perhatian serius dari pemerintah daerah dan dibutuhkan untuk diperbaiki segera.

“Kebutuhan utama bagi warga 4 desa di Lepkes adalah infrastruktur jalan. Tapi nyatanya sejauh pengamatan kita selama ini, terkesan pembangunan hanya terpusat di perkotaan”, beber Yanto.

Yanto juga secara tegas meminta Bupati untuk turun langsung melihat kondisi jalan pedesaan yang selama bertahun-tahun belum tersentuh perbaikan maksimal. Bahkan, menurutnya terjadi longsor di kali lowosuli bertepatannya di desa taniwoda sampai hari ini pun belum ada pembersihan material oleh pemerintah kabupaten Ende

Baca Juga :  Sekjen Partai Demokrat Desak Pemerintah Ungkap Tabir Mafia Minyak Tanah di Ende

” Kita beranggapan bahwa pemerintah seolah – olah masa bodoh dengan kondisi yang di rasakan oleh masyarakat ke empat desa”, timpalnya.

Hal senada juga disampaikan tokoh muda lainnya, Rian Gare. Rian menilai bahwa perbaikan infrastruktur jalan desa merupakan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, ketika jalan desa bagus, barang dan jasa menjadi lancar, tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Rian menambahkan, Pemuda desa siap mendukung program pemerintah sepanjang berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat akan tetapi manakala kepentingan masyarakat itu tidak terdiatribusi secara baik, kata dia, jangan salahkan masyarakat seandainya ada mosi tidak percaya.

“Kita berharap agar Bupati segera mengalokasikan anggaran dan menetapkan perbaikan jalan pedesaan sebagai prioritas pembangunan daerah.
Kita juga berharap agar aspirasi yang yang disampaikan ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah demi mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa”, pungkas Rian

Penulis : Mateus Bheri/CR

Berita Terkait

Yayasan Generasi Peduli Sarai Bagi Kado Natal Kepada Puluhan Yatim Piatu Di Sabu Raijua
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Wildrian Ronald Otta Terpilih sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Kupang
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta
SPK Bantu Gereja Portable, Jemaat GKS Wee Rame Akhirnya Miliki Tempat Ibadah Permanen 
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Ketua DPW NasDem Ajak seluruh Kader Jadi Pelaku Restorasi 
​Polres Ende Gelar Operasi Lilin Turangga 2025, Pastikan Nataru Tahun Ini Aman Kondusif
Berita ini 171 kali dibaca