Ketua DPD FKPTT Kabupaten Belu, Kecam Mafia Perekrutan Veteran Di TTU

- Penulis

Jumat, 14 Januari 2022 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agustinho Pinto, Ketua DPD FKPTT Kabupaten Belu (Foto: Yuven Abi/Savanaparadise.com)

Agustinho Pinto, Ketua DPD FKPTT Kabupaten Belu (Foto: Yuven Abi/Savanaparadise.com)

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT) Kabupaten Belu, Agustinho Pinto, mengecam keras mafia perekrutan calon veteran di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kecaman ini disampaikan Agustinho, saat ditemui wartawan di Kantor Kodim 1618 TTU, pada Jumat (14/01/2022), menyusul laporan beberapa warga Kecamatan Bikomi Utara, bahwa mereka ditipu oleh oknum bernama Yulius Besin yang berasal dari Kabupaten Belu dengan iming-iming akan diperjuangkan untuk diangkat sebagai veteran.

Agustinho menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi yang namanya pengurusan veteran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tegaskan bahwa sampai saat ini pengurusan veteran tidak ada, karena di NTT veteran bermasalah sehingga pemerintah pusat dalam hal ini kementrian Pertahanan memerintahkan agar dilakukan pendataan ulang veteran-veteran yang ada di NTT, karena di NTT ini ditemukan begitu banyak veteran-veteran bodong” ungkap Agustinho.

Baca Juga :  Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

“Jadi jika ada oknum-oknum tertentu yang datang kepada masyarakat dan menjanjikan akan diurus untuk menjadi veteran, itu penipuan” tegas Anggota DPRD kabupaten Belu dari Partai Gerindra ini.

Agustinho mengungkapkan, dirinya menerima banyak laporan dari warga bahwa ada oknum-oknum tertentu yang biasanya datang kepada masyarakat dan meminta sejumlah uang dengan iming-iming akan dijadikan veteran.

“Saya sudah terima banyak laporan. Dari kabupaten TTU saya dapat laporan bahwa ada oknum dari kabupaten Belu bernama Yulius Besin yang melakukan penipuan dengan mengambil uang dari masyarakat yang jumlahnya kalau di akumulasikan bisa mencapai milyaran rupiah. Saya kecam tindakan tak bertanggungjawab seperti ini” kecam Agustinho.

Baca Juga :  GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Agustinho berharap agar masyarakat jangan gampang percaya dengan modus-modus penipuan berkedok veteran, dan berjanji bahwa ia akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

“Kita akan tindaklanjuti laporan yang kita dapatkan dari masyarakat dengan menempuh jalur hukum, selain supaya ada efek jera juga uang masyarakat yang ditipu oleh oknum tak bertanggungjawab ini dapat dikembalikan” tutupnya.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 13:12 WIB

Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Jumat, 10 April 2026 - 06:59 WIB

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II

Berita Terbaru