Site icon savanaparadise.com

George Optimis Angka Stunting di Kota Kupang Bisa Turun Satu Digit

Peserta pelatihan Stunting yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang (Foto: Prokopim Kota Kupang)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Penjabat Wali Kota Kupang&comma; George M&period; Hadjoh&comma; SH optimis dengan adanya intervensi yang tepat serta asupan gizi yang cukup&comma; salah satunya kelor sebagai makanan tambahan&comma; angka stunting di Kota Kupang bisa turun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau kita semua beri perhatian dan kerja keras dengan hati  ikhlas seperti kita persembahkan untuk Tuhan&comma; saya yakin angka stunting di Kota Kupang bisa turun sampai 1 digit&comma;” kata George dalam sambutanya saat membuka kegiatan pelatihan cegah stunting di Hotel Aston Kupang&comma; Jumat &lpar;23&sol;6&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kupang itu mengusung tema Peran Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sistem Rujukan Berjenjang dan Tatalaksana Gizi Buruk&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Hadir sebagai keynote speaker dalam pelatihan tersebut pengajar di Universitas Airlangga serta dokter anak di RS dr&period; Soetomo Surabaya&comma; Dr&period;dr&period; Nur Aisyah Widjaja&comma; Sp&period;A&period;K&comma; para fasilitator ahli&comma; dr&period; Woro Inri Patmosiwi&comma; Sp&period; A dan dr&period; Yuyun Simanjutak Sp&period;A serta perwakilan dari PT Danone Indonesia&comma; Eben Ginting&period; Turut mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang&comma; Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang beserta jajaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>George mengakui pelatihan itu merupakan momen penting yang harus dia hadiri sebagai bukti bahwa Pemerintah Kota Kupang memberi perhatian serius terhadap upaya penanganan stunting&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lewat pelatihan ini dia berharap para tenaga kesehatan di Kota Kupang bisa mereplikasi ilmu dan pengalaman yang dibagikan untuk lebih efektif dan efisien dalam menangani stunting&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dr&period;dr&period; Nur Aisyah Widjaja&comma; Sp&period;A&period;K&comma; menjelaskan pelatihan ini bertujuan sebagai implementasi dari pedoman nasional tata laksana stunting yang sudah terbit sejak Desember 2022 lalu&comma; namun belum dibuat juknisnya sehingga daerah masih meraba-raba&period; Menurutnya pemerintah pusat sudah menetapkan 14 desa dari berbagai daerah di Indonesia sebagai pilot project program ini&period; Di NTT 2 desa pilot project ada di Kabupaten Nagekeo dan Sumba Barat Daya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kehadirannya sebagai nara sumber bertujuan untuk membagikan pengalamannya saat melakukan pendampingan di salah satu desa pilot project di Tulung Agung dan Surabaya&period; Menurutnya angka stunting di Surabaya semula 28 persen kini turun hingga 4&comma;8 persen&period; Dia berharap pengalaman yang dibagikan bisa direplikasi oleh para tenaga kesehatan dan Pemkot Kupang tentunya menyesuaikan dengan kebijakan lokal setempat untuk turunkan angka stunting&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Kupang&comma; I Gusti Ngurah Suarwana&comma; M&period;Kes&comma; dalam laporannya menyampaikan tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga kesehatan&comma; yaitu bidan desa&comma; tenaga gizi&comma; dokter umum&comma; dan dokter spesialis anak mengenai penatalaksanaan stunting&comma; deteksi dini serta monitoring keberlanjutan pengobatan pada pasien yang telah dirujuk balik dari rumah sakit&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version