Site icon savanaparadise.com

BWS NT-II Bantah Data GMNI Sikka Soal Pembebasan Lahan Napun Gete

Bendungan Napun Gete/Foto KemenPUPR

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II &lpar;BWS NT-II&rpar; Kupang membantah dugaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia &lpar; GMNI&rpar; Sikka terkait pembebasan lahan bendungan Napun Gete&period; dalam pernyataannya Ketua GMNI Sikka&comma; Alfian Ganggung mengatakan pemerintah belum melakukan pembayaran terhadap 37 bidang tanah di bendungan Napun Gete&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Alfian merincikan dari 28 bidang tanah yang masuk dalam areal perencanaan dengan luas sebesar 18&comma;5756 Ha dan jumlah biaya pembebasan yang belum dibayar sebesar Rp&period;6&period;777&period;190&period;593&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dan 9 bidang tanah yang merupakan lahan tambahan dengan luas sebesar 15&comma;323 Ha&comma; pembebasan yang belum dibayar sebesar Rp&period; 2&period;631&period;896&period;997 dari 37 bidang tanah<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Terkait hal itu Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II &lpar;BWS NT-II&rpar; Kupang&comma; Agus Sosiawan mengatakan pihaknya sudah membayar biaya pembebasan lahan pembangunan bendungan Napun Gete&period; Dikatakannya yang sudah dibayar 161 Ha dari total 175 Ha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Dapat kami sampaikan untuk tapak bendungan dan jalan masuk serta areal genangan serta lokasi fasos fasum sudah terbayarkan semuanya kurang lebih 161 ha dari 175 ha kebutuhan lahan&comma; sisa kirang lebih 14 ha sdh dilakukan apraisal dan telah di TL oleh panitia pengadaan&comma; 14 ha tersebut terdiri dari 24 bidang tanah&comma;&&num;8221&semi; kata Agus Sosiawan ketika dihubungi SP&comma; Selasa&comma; 16&sol;02&sol;2021&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan administrasinya sudah disampaikan ke Lembaga Manajemen Aset Negara &lpar;LMAN&rpar; kementerian Keuangan tanggal 4 Desember&period; Dan pihaknya baru mendapat balasan pada tanggal 9 Februari 2021&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Dari 24 bidang 17 sudah mendapat persetujuan sedangkan 7 bidang minta diperbaiki dan sudah diperbaiki saat ini&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version