Warga Desa Likanaka di Ende Gotong Royong Bersihkan Material Longsor

- Jurnalis

Selasa, 15 Februari 2022 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Kabaro Gagaria sedang gotong royong membersihkan material longsor (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Warga Dusun Kabaro Gagaria sedang gotong royong membersihkan material longsor (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Puluhan Warga Dusun Karabo Gagari, Desa Likanaka, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende gotong royong membersihkan tumpukan material longsor akibat hujan deras yang melanda wilayah itu.

Gotong royong ini di koordinir oleh Unit Kelompok Berantas Malaria (UKBM) Program Malaria Perdaki SSR Kevikepan Ende dan Kepala Dusun Karabo Gagaria.

Kegiatan tersebut bertempat di Dusun Karabo Gagaria, pada Selasa (15/02/22), yang dimulai sekitar pukul 08.00.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua UKBM Desa Likanaka, Thomas Rony Edison menuturkan kegiatan gotong royong pembersihan material longsor seputaran jalan menuju Dusun Kabaro Gagaria dan Desa Likanaka ini sebagai bentuk dukungan dari Program Malaria Perdaki SSR Kevikepan Ende kepada warga.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Perintahkan Audit Manajemen PDAM Ende

“Kita berharap setelah dibersihkan arus lalulintas antara manusia dan kendaraan dari dan menuju ke wilayah tersebut dapat berjalan normal tanpa hambatan”, timpal Edison.

Edison menerangkan usai gotong royong pembersihan material longsor akan dilanjutkan dengan diskusi kampung yang difasilitasi oleh UKBM SSR Kevikepan Ende.

“Setelah ini kami akan mengadakan diskusi kampung dengan mengangkat tema “Mengantisipasi Malaria””, ungkap Edison.

Edison menjelaskan walaupun Kabupaten Ende sendiri saat ini penyakit DBD masih nyaman terkendali, namun diskusi tentang malaria itu harus terus dibangun demi menyadarkan masyarakat tentang kebiasan menjaga kebersihan lingkungan.

Sehingga, kata dia, kedepannya tercipta suatu masyarakat yang sehat dan kuat dalam membangun desa.

“Kita bersyukur sejak tahun 2018 yang lalu hingga sekarang belum satupun warga Desa Likanaka dinyatakan positif Malaria”, ungkap dia.

Kepala Dusun Karabo Gagaria, Yoseph Wolo menyampaikan ucapan terima kasih kepada SSR Kevikepan Ende yang begitu peduli dan menaruh perhatian kepada warga, terkhusus di Dusun Karabo Gagaria.

Baca Juga :  Sebidang Tanah dan Tiga Unit Motor Milik Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Akomi Disita Polres TTU

“Kami sangat berharap agar kegiatan semacam ini tidak hanya disini tapi terus berlanjut dihari-hari yang akan datang”, kata Yoseph.

Sementara, orang muda dari Likanaka, Vikhar Laka memberikan apresiasi kepada SSR dan puluhan warga yang begitu begitu antusias membersihkan material longsor.

Dirinya berharap gotong royong semacam ini perlu dilestarikan dan dijaga demi menjaga keharmonisan dan mengikat tali persaudaraan diantara sesama warga.

“Sebagai bagian dari Likanaka, walaupun dalam keterbatasan, saya begitu bangga atas antusias masyarakat membersihkan badan jalan yang tertutup oleh longsor. Dan ini menjadi PR kita bersama untuk mempertahankan nilai itu”, kata penggagas dan pendiri Taman Baca Ila One Nua ini.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Bank NTT Turun Dividen Rp29,6 M. Dirut Bank NTT Charlie Paulus Akan Benahi Tata Kelola Lebih Produktif 
Tokoh Masyarakat Fatukoa Protes Pengalihan Proyek Preservasi Jalan ke Kabupaten Kupang
Perumda Ende Luncurkan Program Relaksasi Demi Hadirkan Pelayanan Prima ke Pelanggan
Dilantik Jadi Anggota DPRD Ende PAW, Thomas Aquino: Saya Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor,Kadis Pendidikan NTT : Contoh Konkret (OSOP) Dijalankan
Gonjang Ganjing Dibalik Temuan Inspektorat Atas Dugaan Penyalagunaan Anggaran Perdis di DPRD Ende Sebesar 7 M
Badan Jalan Dihantam Banjir, Arus Transportasi Jalur Pantura Ende Lumpuh Total
Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
Berita ini 10 kali dibaca