Vaksinasi Perdana Di Ende, Bupati Berharap Dukungan Seluruh Komponen Masyarakat Untuk Dilakukan Vaksin

- Penulis

Kamis, 4 Februari 2021 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Bupati Kabupaten Ende, Drs. Djafar Ahmad berharap dukungan seluruh komponen masyarakat untuk dilakukan vaksin sinovac Covid-19 demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende.

Hal itu disampaikan Bupati Ende dalam sambutannya saat pelaksanaan vaksinasi perdana yang dilaksanakan dihalaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Ende, Kamis, (4/2/2021).

Bupati Djafar mengatakan bahwa melihat penyebaran Covid-19 masih terus terjadi, maka perlu dilakukan kerjasama dari berbagai pihak dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Ende.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu Djafar meminta kepada seluruh kompenen masyarakat agar tidak perlu saling menyalakan antara satu dengan yang lainnya melainkan harus bergandeng tangan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

“Saat sekarang ini kita tidak perlu saling menyalahkan satu dengan yang lainnya. Kita perlu memberikan kontribusi dengan pemikiran yang positif dalam mengatasi dan menangani pandemi Covid-19”, kata Djafar.

Saya rasa kita semua mempunyai keinginan yang sama agar Ende bebas dari Covid-19, sehingga berbagai sektor kehidupan bisa berjalan normal, tambahya.

Bupati menjelaskan, seperti yang  kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar dalam aspek kehidupan masyarakat, membuat daya beli menurut dan menimbulkan ketidakpastian pada dunia usaha.

Karena itu, Pemerintah telah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat, tidak hanya intervensi dalam penerapan prokes, melainkan intervensi lain dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yakni melalui upaya vaksinasi.

Baca Juga :  Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende

“ini adalah upaya negara dalam melindungi keselamatan warganya”, ujarnya

Lebih lanjut kata Djafar, perlu dipahami bahwa vaksinasi ini bertujuan untuk mengurangi transmisi penularan Covid-19. Menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh Covid-19.

Diakhir sambutannya, Bupati Djafar berharap kepada pihak berwenang, tenaga kesehatan untuk memberikan sosialisasi sebaik-baiknya dan benar terkait manfaat dari vaksin dan siapa saja yang boleh menerima vaksin sehingga masyarakat secara sadar dan bertanggungjawab bersiap diri untuk di vaksin.

Usai memberikan sambutan, Bupati menyerahkan vaksin sinovac secara simbolik kepada Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Vitalis Kako.

Sesudah penyerahan secara simbolik vaksin sinovac dari Bupati Ende, dilanjutkan dengan pembacaan pejabat esensial yang akan menerima vaksin oleh panitia pelaksana penerima vaksin.

Adapun nama-nama penerima vaksin termasuk cadangan sebagai berikut:

  1. Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, dr. Gusti Ngasu
  2. Dandim 1602/Ende, Letkol Inf. Nelson Paido Makmur
  3. Kapolres Ende, Albertus Andreana
  4. Kejari Ende, Romlan Robi
  5. Wakil Ketua 1 DPRD Ende, Emanuel Erikson Rede
  6. Wakil Ketua II DPRD Ende, Tibertius Didimus Toki
  7. Mewakili Tokoh Agama, Romo Reginaldus Piperno
  8. Mewakili Tokoh Masyarakat, Yohanes Thomas Ire
  9. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Aries Dwi Lestari
  10. Dokter Spesialis mata, dr. Bimo Bisara
  11. Dari organisasi PPNI, Arkadius Dominggo
  12. Kepala Lokal POM Ende, Thamran Ismail
  13. Kepala BPJS Kab. Ende yang diwakili, Gede Rimajayadi
  14. Kadis Penanaman Modal, Kanisius Poto
  15. Kadis P dan K, Mensi Tiwe
  16. Kadis Perhubungan Mustakim Mberu
  17. Kadis Perdagangan, Efrem Dhaina
  18. Plt Kadis Kesehatan, Vitalis Kako
Baca Juga :  Mucikari dan Pemilik Kos Dapat Komisi Dari Praktek Prostitusi Online di Ende

Sesudah membacakan nama-nama penerima vaksin, dijelaskan juga oleh panitia pelaksana mengenai alur pelayanan Vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi diawali dari meja 1 yaitu meja pendaftaran. Di meja dapat menunjukan E-tiket atau E-KTP dan Kartu BPJS. Sehingga petugas dapat melakukan verifikasi data untuk memasukannya di aplikasi Viker.

Kedua, penerima vaksin akan di arahkan ke meja 2 atau scrining, dimana petugas kesehatan akan melakukan anammese dan pemeriksaan fisik sederhana untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyerta dari penerima vaksin. Jadi disini jika penerima vaksin tidak lolos ke meja 3 akan dilanjutkan ke meja 4.

Tetapi jika penerima vaksin lolos dari meja 2 maka akan dilanjut ke meja 3. Dimeja 3 adalah meja vaksinasi. Dimana petugas akan memberikan vaksin kepada penerima vaksin yaitu vaksinasi digunakan adalah vaksin sinovac.

Setelah dilakukan vaksin kepada penerima vaksin petugas akan mengarahkan ke meja 4, dimana akan dilakukan pencatatan dan observasi serta melihat kondisi kejadian pasca imunisasi atau kiping setelah pasien menerima vaksin. Setelah itu petugas juga akan memberikan penyuluhan 3M dan vaksinasi covid-19.

Kemudian di akhir observasi, nanti petugas akan memberikan waktu 30 Menit untuk pemantauan kiping, distw juga pwtugas akan memberikan kartu vaksinasi untuk vaksin selanjutnya di hari ke14. (SP)

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan
Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:48 WIB

Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Berita Terbaru