Site icon savanaparadise.com

Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Wabup Domi Mere Sampaikan KBM Bisa di Sekolah Menggunakan Tenda Darurat

Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere (Foto: Mateus Bheri/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pasca gempa utama berkekuatan M7&comma;7 menguncang Flores pada Sabtu&comma; 15 Agustus 2025 lalu&comma; Gubernur NTT&comma; Emanuel Melkiades Laka Lena memberlakukan satus tanggap darurat dari tanggal 15 hingga 28 Agustus 2026&period; Status tersebut diberlakukan berdasarkan Keputusan Gubernur NTT Nomor 305&sol;KEP&sol;HK&sol;2026 tentang Status Tanggap Darurat Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keputusan ini diambil untuk mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus mempermudah koordinasi dan komunikasi antarpihak&period; Kini status tanggap darurat kembali diperpanjang hingga 12 September 2026&period; Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan karena penanganan dampak bencana gempa bumi Flores masih berlangsung ditambah masyarakat masih berada ditenda-tenda pengungusian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keputusan perpanjang status tanggap darurat bencana ini tentunya berimbas pada pendidikan anak&period; Karena&comma; sebelum status tanggap darurat diperpanjang&comma; anak-anak diarahkan untuk belajar dari rumah &lpar;BDR&rpar; dengan mempertimbangkan keselamatan anak-anak&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menanggapi kondisi demikian&comma; Wakil Bupati Ende&comma; Dominikus Minggu Mere usai Rapat Paripurna&comma; Jumat&comma; &lpar;28&sol;8&sol;26&rpar; kepada media menyampaikan bahwa meakipun kondisi darurat maaih berjalan&comma; pihak sekolah boleh menganalisis sesuai kondisi sekolah masing-masing&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bilamana dalam analisis tersebut&comma; kata Wakil Bupati&comma; bagi sekolah-sekolah yang tidak mengalami kerusakan&comma; silakan melaksanakan kegiatan belajar mengajar &lpar;KBM&rpar; di sekolah&comma; tidak hanya di dalam gedung sekolah melainkan boleh di luar gedung sekolah dengan menggunakan tenda darurat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tadi kami mengunjungi Pesantren Walisanga&period; beliau &lpar;Gubernur Melki Laka Lena&rpar; sampaikan begitu&period; Jadi kegiatan KBM boleh berjalan sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah&&num;8221&semi;&comma; ujar Gubernur mengutip kembali kata-kata Gubernur Melki Laka Lena saat mengunjungi Pesantren Walisongo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Gubernur menyampaikan&comma; masing-masing kembali sesuai kewenangannya&period; Tingkat Provinsi menangani&comma; SMA&comma; SMK&comma; dan MA&period; Dan tingkat kabupaten menangani sekolah-sekolah yang menjadi kewenangannya&period; Khusus masing-masing sekolah&comma; tergantung bagaimana strateginya berdasarkan situasi dan kondisi sekolah masing-masing&&num;8221&semi;&comma; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Dampak Gempa Perlu Penanganan Segera<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Dalam kesempatan yang sama&comma; Wakil Bupati Ende&comma; Dominikus Minggu Mere menegaskan bahwa dasar pertimbangan sehingga status tanggap darurat ini diperpanjang hingga 12 September 2026 adalah karena kondisi masyarakat saat ini masih berada di luar rumah&comma; di tenda-tenda pengungsian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; kata dia&comma; walaupun secara komprehensif semua wilayah sudah tertangani &lpar;evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak-red&rpar; tetapi masih perlu dilakukan upaya peningkatan-penongkatan lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Wakil Bupati membeberkan&comma; sebagaimana yang sudah diketahui bersama bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan sebesar Rp 20 M untuk tanggap darurat&period; Selain Presiden&comma; kabupaten Ende juga mengalokasi tambahan anggaran sebesar 10 M dan kemudian di tambah dengan angagar sebelumnya sebesar 5 M&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi kita di Ende 35 M&period; Apa saja peruntukannya&comma; khusus yang untuk bantuan Bapak Presiden sebesar 20 M&comma; kita nanti lihat&comma; apakah perkembangan kebelakang itu ada petunjuk pelaksanaan penggunaan dana itu&comma; apakah dari BNPB atau Kemendagri&period; Kita masih berkomunikasi terus dan ini melalui bapak Gubernur kita tetap berkomunikasi dengan tingkat pusat&&num;8221&semi;&comma; ujar Wabup Domi Mere&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; sambil menunggu data kerusakan&comma; baik bangunan rumah&comma; sarana prasarana publik termasuk gedung kantor dan lain-lain direkap secara baik&comma; untuk kerusakan di bidang pertanian seperti bendungan dan irigasi itu yang perlu di tangani&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi prinsipnya&comma; hal-hal yang substansial yang berpengaru terhadap mata pencaharian harus segera diatasi&period; Karena bagaimana pun dampak dari bencana ini tidak boleh kita biarkan berlarut-larut&&num;8221&semi;&comma; tukasnya&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version