Site icon savanaparadise.com

Puskesmas Rusak Berat Pasca Gempa Flores; Pemcam dan Unsur TNI/Polri di Ende Dirikan Tenda Darurat

Pemerintah Kecamatan Lepkes, Aparat Desa Nggumbelaka, TNI dan Polri serta masyarakat dirikan tenda darurat (Foto: Mateus Bheri/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Gempa Bumi yang mengguncang Flores pada Sabtu&comma; 15 Agustus 2026 telah memporakporandakan seluruh bangunan rumah dan fasilitas publik&period; Setidaknya&comma; banyak bangunan mengalami kerusakan&comma; yang ditimbulkan oleh gempa bumi berkekuatan M7&comma;7 tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tercatat&comma; berdasarkan data yang dirilis BPBD Kabupaten Ende total kerusakan bangunan rumah sebanyak 7480 unit&period; Selain bangunan rumah&comma; fasilitas publik seperti&comma; fasilitas pendidikan sebanyak 126 unit&comma; fasilitas kesehatan sebanyak 33 unit&comma; kantor pemerintah 54 unit&comma; fasilitas ibadah 59 unit juga mengalami kerusakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan adalah Puskesmas Peibenga di Kecamatan Lepembusu Kelisoke&comma; Kabupaten Ende&period; Dilaporkan&comma; dampak dari gempa tersebut Puskesmas Peibenga mengalami rusak berat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat&comma; Pemerintah Kecamatan &lpar;Pemcam&rpar; Lepkes&comma; Pemerintah Desa Nggumbelaka&comma; bersama unsur TNI&comma; Polri&comma; dan masyarakat bergotong royong mendirikan tenda darurat untuk dijadikan ruang rawat inap sementara bagi Pasien&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keterlibatan semua pihak dalam penanganan tanggap darurat bencana ini demi memperlancar aktivitas pelayanan publik kepada masyarakat termasuk dibidang kesehatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Camat Lepkes&comma;&comma; Damianus Frayalus&comma; SH saat dihubungi media&comma; Senin&comma; &lpar;24&sol;8&sol;26&rpar; mengatakan&comma; dampak dari gempa bumi yang mengguncang Flores pada Sabtu&comma; 15 Agustus 2026 lalu mengakibatkan Puskesmas Peibenga di Kecamatan Lepembusu Kelisoke mengalami rusak berat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Camat&comma; selaku kepala wilayah setempat&comma; pihaknya telah berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Pemkab Ende melalui BPBD Kabupaten Ende&period; Dan dari hasil koordinasi sekaligus mendengarkan keluhan dari kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan &lpar;Nakes&rpar; lainnya&comma; kata Camat&comma; sangat diperlukan bantuan berupa tenda darurat bagi pasien rawat inap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keluhan tersebut&comma; tambah Camat&comma; karena para Nakes khawatir dengan keselamatan nyawa Pasien&comma; mengingat bangunan gedung Puskesmas Peibenga dalam kondisi rusak berat dan tak layak digunakan sementara apabila gempa susulan terus terjadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan&comma; keputusan mendirikan tenda darurat ini diambil&comma; selain mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan&comma; langkah ini diambil demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan&comma; termasuk bagi Pasien yang hendak berobat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ya&period; syukur pada akhirnya hal ini di jawab oleh BPBD Ende sehingga kami di Lepkes mendapat bamtuan tenda darurat&period; Tadi bersama masyarakat&comma; TNI&sol;Polri&comma; dan bersma Kepala Desa Nggumbelaka kami bersama-sama sudah mendirikan tenda darurat&&num;8221&semi;&comma; kata Camat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat&comma; Pemda Ende&comma; BPBD Ende&comma; dan juga TNI&sol;Polri yang telah mensuport dan membantu demi memaksimalkan pelayanan kesehatan di Lepkes sehingga berjalan lancar dan aman di tengah gempa susulan yang terus terjadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam keterangannya juga&comma; Camat mengaku bahwa masyarakat di wilayahnya saat ini masih membutuhkan bantuan&period; Karena itu&comma; ia mengharapkan ada pihak terkait dapat membantu masyarakat di wilayahnya yang terkena dampak bencana gempa Flores&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita juga berharap agar Puslesmas Peibenga ini segera di perbaiki sehingga aktivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sini bisa berjalan lancar dan aman&&num;8221&semi;&comma; tukasnya&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version