Puluhan Masa Aksi Dari PMKRI Segel Kantor DPRD Ende

- Penulis

Rabu, 16 Juni 2021 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Puluhan masa aksi yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa dari PMKRI Cabang Ende Santo Yohanes Don Bsco menggelar unjuk rasa untuk meminta Pemerintah agar secara terbuka dan transparan menyampaikan kepada publik terkait pengelolaan dana Covid-19 senilai 70 Milyar.

Setelah beroarasi di sepanjang jalan menuju Jalan Eltari masa aksi lalu menyambangi Kantor DPRD Ende untuk menyampaikan aspirasinya dan mempertanyakan fungsi pengawasan DPRD Ende terhadap angggran tersebut.

Sayangnya, ketika di ijinkan masuk dalam ruangan untuk haring dan tidak ada satupun anggota DPRD yang menemui masa aksi, akhirnya puluhan masa aksi nekad untuk melakukan penyegelan.

“Kami kecewa, yang semestinya hari ini kami ketemu dengan wakil kami untuk menyampaikan aspirasi, tapi yang kami dapati hanyalah gedung kosong”, kata salah seorang masa aksi Rian Laka Ma’u saat melakukan penyegelan kantor DPRD Ende, Rabu, (16/6/21).

Bahkan dengan lantang dirinya mempertanyakan tentang keberdaan Wakil Rakyat Kabupaten Ende ketika masyarakat datang menyampaikan aspirasi.

Setelah menyegel kantor DPRD Ende, masa aksi kemudian melakukan unjuk rasa menuju Kantor Bupati Ende.

Baca Juga :  BGN Ende Minta SPPG Perhatikan Kualitas Bahan Baku dan Mutu Pengelolaan MBG

Ketua PMKRI Cabang Ende, Oktavianus Erikson Rome saat diwawancarai mengatakan secara kelembagaan kami dari PMKRI sangat kecewa dengan sikap anggota DPRD yang tidak berada di Kantor pada saat jam kerja.

“Ini adalah contoh kurang baik yang dipertontonkan oleh anggota DPRD kepada masyarakat”, tukasnya

Sesungguhnya, kata Oktavianus, ketika masyarakat datang untuk menyampaikan aspirasi, seluruh anggota DPRD semestinya harus berada di kantor untuk mendengar aspirasi masyarakat.

“Kami dari PMKRI sesalkan kejadian ini sehingga sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap anggota DPRD Ende, kami menyegel kantor DPRD”, ungkapnya.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende
Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman
KPU Ende Gelar Safari Demokrasi Partisipasi di Bulan Ramadhan
Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:31 WIB

GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

Senin, 16 Maret 2026 - 13:24 WIB

Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:16 WIB

Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB