Pemdes dan Puskesmas Maukaro Bentuk Tim Relawan Desa Lawan Covid-19

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2020 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ende, Savanaparadise.com,- Pemerintah Desa Kebirangga Tengah (Kebteng) Kecamatan Maukaro dan Puskesmas Maukaro membentuk tim relawan penecgahan dan penanganan covid-19. Pembentukan relawan ini merupakan hasil rapat yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Kebirangga Tengah, Bapak Yohakim Wawo yang sekaligus Ketua Tim mengatakan rapat tersebut sebagai tindaklanjut dari Surat Edaran (SE) Mentri Desa Nomor: 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid-19 Dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa dan Instruksi Bupati Ende Nomor: BU. 443/ DPM. 04/252/IV/2020, Imbunnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Walaupun status kita disini masih Negatif terkait wabah virus corona, namun kita harus lebih awal untuk menangkal dan menyikapinya,” kata Yohakim, Kamis, 09/04/2020.

Baca Juga :  PAD Rendah Tahun 2024, Masyarakat Di Ende Usul OPD Perlu Dievaluasi Secara Total

Dijelaskannya cara mencegah Covid-19 adalah isolasi mandiri dan selalu berada dirumah, mengurangi kerumunan orang dan wajib memakai masker. Ia mengingatkan kepada masyarakat yang anggota keluarganya berada diluar wilayah kecamatan Maukaro agar sementara waktu jangan datang ke desa Kebteng.

Pantauan media ini rapat tersebut diselingi juga dengan sosialisasi tentang covid-19 dan sebagai pematerinya adalah Kepala Puskesmas (Kapus) Maukaro, Yakobus Ndore.

Secara terpisah Kapus Maukaro mengatakan berdasarkan data kita NTT dan Ende memang belum masuk dalam zona merah penularan covid-19, apalagi Maukaro.

Namun kata Dia segenapa pihak harus waspada. Kita telah bekerjasama dengan Pihak Kecamatan, Polisi dan Koramil untuk bersama-sama melakukan himbauan-himbauan keliling kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pansus Nilai Pemerintah Naikkan target PAD 115 M Tanpa Persetujuan DPRD Ende Tidak Prosedural

” Disamping itu kita bangun sinegritas dengan Pemdes, kadus, dan juga RT, RW untuk mendata dan memberikan informasi kepada siapa saja masuk dan keluar dari Desa untuk kita lakukan pemantauan, tuturnya lagi.

Yakobus menambahkan berdasarkan data yang dihimpun untuk Pelaku Perjalanan Dalam Pemantauan, awalnya 8 Orang tapi semua mereka sudah selesai dipantau dan semuanya dinyatakan sehat.

” Data terkahir hari ini, tujuh orang yang masuk dikecamatan Maukaro masih dalam pemantauan, ujarnya.

Pendamping Lokal Desa yang bertugas di Desa Kebirangga Tengah, Ade Sulaiman menambahkan, sebagai pendamping kita selalu mengikuti instruksi dari Menteri Desa agar kami tetap berada di Desa.

Ia mengatakan dirinya diwajibkan untuk mendampingi dalam hal pembentukan tim relawan pencegahan Covid-19 dan masuk dalam jajaran tim.(Chen02)

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
​Polres Ende Gelar Operasi Lilin Turangga 2025, Pastikan Nataru Tahun Ini Aman Kondusif
Polemik Antara Bupati dan DPRD Ende Berujung Hak Angket, Dewan Soroti Soal Adanya Silpa Tahun 2024 Tanpa Perubahan APBD
4 Fraksi DPRD Ende Usulkan Hak Angket Meski Paripurna Interpelasi Sempat Ricuh
DPRD Ende Tunda Rapat Paripurna Interpelasi, Ini Alasan dan Jadwalnya
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Luncurkan Gerai NTT Mart di Ende
Berita ini 3 kali dibaca