PDIP-Unwira Gelar Seminar Ideologi Pancasila

- Penulis

Kamis, 2 Juni 2016 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pdip ntt

Kupang, Savanaparadise.com,-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Timur akan menggelar seminar dengan tema “Pancasila Ideologi Dasar Negara dan Fenomena Implementasi,” di Kampus Universitas Katolik Widia Mandira (Unwira) Kupang, Sabtu (4/6) nanti.

“Seminar itu dilaksanakan atas kerjasama PDIP NTT dan Unwira Kupang. Seminar akan dilakukan pada tanggal Sabtu, 04/06. Dengan mengevaluasi perjalanan sejarah bangsa, Pancasila belum didaraskan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wakil Ketua DPD PDIP NTT Gusty Beribe, Kamis (2/6).

Salah satu alasan digelarnya seminar itu karena Pancasila belum dibawah ke working ideologi bangsa. Oleh karena itu, melalui seminar itu akan dikaji lebih dalam karena berkaitan dengan momentum hari lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.

Gusty mengisahkan dalam sejarah bangsa ini, NTT adalah tempat dicetuskan Pancasila yakni di Ende oleh Bung Karno. Atas dasar itulah, sebagai warga NTT harus menemukan gagasan dalam kaitan dengan lahirnya Pancasila itu. “Melalui kegiatan seminar itu akan muncul gagasan dan program yang berpihak pada rakyat,” kata Gusty.

Gusty mengatakan, PDIP memilih Kampus Unwira sebagai tempat diselenggarakannya seminar karena Unwira dikenang sebagai basis gerakan bangkitnya reformasi tahun 1998. Semangat reformasi itu harus tumbuh agar ideologi Pancasila harus membumi.

Dia menjelaskan, seminar itu tidak bermakna politis, namun karena demokrasi harus berdiri di dalam ruang publik maka tidak salah PDIP bekerja sama dengan Kampus Unwira untuk menyelenggarakan seminar tersebut.

Koordinator Pelaksana Kegiatan yang juga Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahah Rodriques Servatius menambahkan diakhir reformasi ini banyak carut-marut karena belum ditemukan intisari dari ideologi Pancasila.

Karena itu, melalui seminar tersebut akan ada gagasan dan ide-ide cemerlang yang dihasilkan dalam kaitan dengan Pancasila. “Diakhir reformasi ini banyak carut-marutnya karena belum ditemukan intisari dari ideologi Pancasila,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Max Ladjab menyebutkan peserta seminar berjumlah 250 orang dari kalangan guru-guru pengajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), mahasiswa, dan juga pelajar SMA.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru