Site icon savanaparadise.com

Paulinus Efi Menilai, Rezim David – Eus Adalah Rezim Yang Menindas

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savana Paradise&period; Com&comma;&lowbar;<&sol;strong> Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;ADPRD&rpar; kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; dari Fraksi Partai Nasdem&comma; Paulinus Efi menilai&comma; rezim di TTU saat ini&comma; dibawah kepemimpinan Bupati Djuandi David dan Wakil Bupati Eusabius Binsasi adalah sebuah rezim yang menindas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pernyataan ini dilontarkan Paulinus&comma; menanggapi kisruh hasil pengumuman seleksi Pegawai Tidak Tetap &lpar;PTT&rpar; di TTU tahun anggaran 2021 yang meninggalkan banyak persoalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Paulinus&comma; dari hasil pencermatan terhadap keputusan hasil seleksi PTT yang telah diumumkan oleh Panitia seleksi &lpar;Pansel&rpar; ditemukan begitu banyak kejanggalan yang bersifat konyol&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Ia menguraikan&comma; sejak awal&comma; proses perekrutan PTT ini sudah cacat hukum karena semua item yang dituangkan dalam Peraturan Bupati &lpar;Perbup&rpar; nomor 71 tahun 2021 ditabrak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini ibarat&comma; Bupati buang ludah lalu jilat kembali ludahnya sendiri&&num;8221&semi; sindir Paulinus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga menguraikan beberapa fakta yang janggal terkait pengumuman hasil seleksi PTT oleh Pansel&comma; di mana dalam tabulasi nilai&comma; terlihat ada calon PTT yang mendapatkan nilai administrasi nol tapi nilai seleksi akademik dan wawancaranya ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Semestinya&comma; nilai nol itu menunjukan bahwa yang bersangkutan tidak lolos seleksi administrasi&comma; sehingga otomatis dia tidak diperkenankan untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya&period; Ini nilai seleksi administrasi nol tapi nilai akademik dan wawancara ada dan bahkan dinyatakan lulus&period; Ini belajar administrasi di mana&quest;&&num;8221&semi; kritik Paul&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kejanggalan lain&comma; dalam tabulasi nilai&comma; saya juga menemukan bahwa&comma; ada calon PTT yang akumulasi nilai mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara 99 dinyatakan lulus sedangkan yang akumulasinya mencapai 135 lebih dinyatakan tidak lulus&period; Pansel mesti menjelaskan standar penilaian yang digunakan ini seperti apa&quest;&&num;8221&semi; tanya Paul Kesal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Paulinus juga mengungkap kejanggalan lain lagi&comma; dimana ditemukan ada calon PTT yang tidak mengikuti tahapan seleksi akademik dan wawancara tapi nilainya ada dan ada juga aparat desa yang diterima dan juga dinyatakan lulus&comma; sedangkan mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai PTT dinyatakan tidak lulus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya merasa prihatin dan kasihan dengan nasib para PTT yang tidak lulus&comma; terutama calon PTT guru yang sudah menjadi PTT bertahun-tahun&period; Mereka sedang menyiapkan diri untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru &lpar;PPG&rpar;&comma; dan Seleksi P3K&period; Tapi dengan tidak lulusnya mereka dalam perekrutan Teko ini otomatis menghambat mereka untuk mengikuti seleksi-seleksi dimaksud&&num;8221&semi; ungkap Paul semakin kesal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Rezim ini adalah rezim yang menindas&comma; karena telah memasung nasib begitu banyak orang yang tengah mempersiapkan diri menjadi orang-orang profesional&&num;8221&semi; tegas Paul&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Melihat adanya begitu banyak kejanggalan yang ditemukan&comma; Paul dengan tegas mengungkapkan akan berjuang bersama masyarakat sampai betul-betul keadilan di daerah ini ditegakkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version