Site icon savanaparadise.com

Okto Sasi : “Proses Seleksi Sekda dan Pejabat Eselon II Di TTU Telah Menelan Anggaran Ratusan Juta. Harus Dilanjutkan”

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savana paradise&period;com&comma;&lowbar;<&sol;strong> Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;DPRD&rpar; Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar;&comma; dari Fraksi Partai Nasdem Oktovianus Sasi&comma; SH&comma; kembali berbicara lantang soal proses seleksi Sekda dan Pejabat Eselon II di beberapa OPD yang masih dijabat oleh Pelaksana tugas &lpar;Plt&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan tegas Okto meminta Bupati TTU&comma; Drs&period; Djuandi David untuk segera memproses lanjut tahapan seleksi dimaksud karena sepengetahuannya&comma; surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara &lpar;KASN&rpar;&comma; untuk melanjutkan tahapan seleksi ini sudah ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Nanti Kakak-kakak boleh tanya di BKD atau di penjabat Sekda&comma; karena setahu saya surat dari KASN agar proses seleksi Sekda dan jabatan eselon II yang lowong segera dilanjutkan itu sudah ada&&num;8221&semi; ungkap Okto&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut Sekretaris Fraksi Nasdem ini&comma; proses seleksi ini dilakukan oleh Pejabat Negara&comma; dan bukan dilakukan oleh kelompok arisan atau manusia pinggir jalan sehingga Pemimpin daerah ini terkesan tidak mau melanjutkan proses seleksi yang sudah berjalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan&comma; seleksi calon Sekda definitif dan pejabat eselon II di TTU&comma; dilakukan oleh panitia seleksi yang tidak sekedar dibentuk&comma; tapi konsekuensi dari pembentukan panitia seleksi berimbas pada keluarnya anggaran daerah yang jumlahnya ratusan juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Karena ada begitu besar anggaran daerah yang telah dikucurkan untuk proses seleksi tersebut&comma; maka yang kita harapkan adalah proses ini harus menghasilkan sesuatu sebagai akibat dari keluarnya anggaran daerah dimaksud&comma; untuk kemudian dapat dipertanggungjawabkan&&num;8221&semi; kata Okto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi tidak ada alasan untuk menghentikan proses yang sudah hampir final dan melakukan seleksi ulang dengan mengucurkan anggaran baru&&num;8221&semi; sambungnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Okto mengungkapkan&comma; panitia seleksi yang telah susah payah bekerja bukanlah panitia ilegal&comma; sehingga Ia meminta kepada Bupati agar menghargai hasil kerja panitia seleksi dengan tetap melanjutkan proses yang sudah berjalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jika sampai terjadi proses seleksi ulang terhadap jabatan Sekda dan Pejabat eselon II yang lowong&comma; maka saya menganggap bahwa ini adalah sebuah upaya kesengajaan yang dilakukan secara tahu dan sadar untuk merugikan Negara&&num;8221&semi; ungkap Okto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Itu berarti dana 700 juta lebih yang dikucurkan tidak menghasilkan apa-apa&period; Padahal&comma; maksud dan tujuan kita menggelontorkan anggaran adalah suapaya bisa mendapatkan sesuatu hasil yang baik&period; Jadi sekali lagi saya tegaskan&comma; tidak ada alasan untuk membatalkan proses seleksi yang telah berjalan&comma; kemudian melakukan seleksi ulang dengan menggelontorkan anggaran baru&comma; sementara di daerah ini ada banyak hal yang masih harus dibenahi&period; Jangan sampai kita hanya bekerja menghabiskan anggaran dan tidak ada hasil sama sekali&&num;8221&semi; pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version