Site icon savanaparadise.com

Menyedihkan,,, Bangunan Rumah Sakit Modern Di TTU , Kini Berubah Bak’ Rumah Hantu. Ada Apa?

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savana paradise&period;com&comma;&lowbar;<&sol;strong> Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar;&comma; pada tahun 2008-2009 diberi asa akan hadirnya sebuah Rumah Sakit &lpar;RS&rpar; modern untuk peningkatan taraf kesehatan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Harapan untuk menghadirkan RS modern tersebut&comma; akhirnya terealisasi dengan berdiri beberapa bangunan megah di wilayah kelurahan Tubuhue&comma; KM 5&comma; Kecamatan Kota Kefamenanu&comma; kabupaten TTU&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Walau sudah selesai dibangun pada tahun 2009&comma; dijaman Kepemimpinan Bupati Gabriel Manek&comma; namun harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan di RS tersebut tak kunjung ada kepastian&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Masyarakat berharap dan terus berharap&comma; dan akhirnya harapan itu menjadi sebuah harapan nan sirna&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kondisi bangunan gedung tersebut yang telah selesai dibangun tahun 2009 silam&comma; kini ibarat sebuah rumah hantu yang mencekam&comma; sangat angker dan memprihatinkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari hasil pemantauan yang dilakukan SP&comma; pada rabu &lpar;27&sol;4&sol;2022&rpar;&comma; kondisi 6 buah gedung yang dibangun semuanya sudah rusak parah karena tak terurus&comma; dan dibagian luar gedung sudah dipenuhi rumput dan semak belukar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Cat tembok sudah terkelupas dan retak&comma; dan seluruh kaca jendela dan pintu sudah pecah&comma; bahkan lantai keramik dicungkil dan digasak pencuri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terpantau&comma; bangunan megah yang rencananya dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat itu&comma; kini dihuni oleh ternak sapi dan kambing pengganti pasien&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terlihat&comma; pada tembok bagian dalam gedung dipenuhi dengan tulisan-tulisan tak senonoh&comma; dan pada bagian lantai dipenuhi dengan kotoran hewan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati TTU periode 2010 &&num;8211&semi; 2020&comma; Raymundus Sau Fernandes&comma; saat dikonfirmasi SP melalui telepon selulernya mengatakan&comma; Pemda TTU dijaman kepemimpinannya memilih tidak melanjutkan pembangunan gedung tersebut karena proses pembangunannya di luar Perda Tata ruang Kota&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Waktu itu saya minta untuk diaudit dahulu&comma; dengan maksud supaya bisa diketahui berapa banyak anggaran yang dipergunakan&comma; pengadaan Alat Kesehatan &lpar;Alkes&rpar; itu ada atau tidak&period; Tapi audit itu tidak dilakukan sehingga saya memutuskan untuk tidak dilanjutkan&&num;8221&semi; ungkap Raymundus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Raymundus mengungkapkan&comma; untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut harus jelas keberadaannya&comma; agar proses lanjutan pembangunan tersebut tidak dilanjutkan di atas masalah yang kemudian sebagai pengambil keputusan ikut terjebak di dalamnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain masalah sebagaimana diungkapkan di atas&comma; Raymundus juga menjelaskan bahwa&comma; alasan dirinya tidak menyetujui lanjutan pembangunan gedung tersebut&comma; dikarenakan gedung dimaksud dibangun di atas tanah milik Bapak Gabriel Manek dan Ibu Dewi Manek&comma; yang tidak dihibahkan tapi ada proses ganti rugi tanah yang nilainya sangat fantastis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Total pemilik lahan saya tidak tahu persis&comma; tapi melibatkan beberapa orang&comma; termasuk Pak Gabriel Manek dan Ibu Dewi Manek dan ada beberapa orang lain lagi yang jumlahnya sekitar 12 orang&period; Mereka menerima uang ganti rugi yang jumlahnya berbeda-beda untuk setiap orang dan yang diterima oleh pak Gab dan Ibu Dewi jumlah sekitar 805 juta rupiah&&num;8221&semi; jelas Raymundus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga menjelaskan bahwa selain pembangunan fisik gedung&comma; ada juga pengadaan Alat kesehatan yang sudah rusak semuanya karena tidak digunakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Selain bangunan fisik gedung yang anggarannya sekitar 18 milyard&comma; ada juga pengadaan Alkes&comma; namun karena tidak digunakan maka sudah rusak semuanya&&num;8221&semi; tutup Raymundus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Bupati TTU Periode 2005 -2010&comma; Drs&period; Gabriel Manek&comma; hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dihubungi lewat pesan WhatsAp melalui nomor 08133757xxx juga belum direspon&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version