Site icon savanaparadise.com

Mengaku Tak Takut, Servas Tnaauni Persilakan Kepala Desa Femnasi Lapor Polisi

Servas Tnaauni/Dokumen Facebook

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kefamenanu&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Ancaman Kepala Desa femnasi&comma; Klemens Manu ditanggapi santai oleh Servas Tnaauini&period; ia mengaku tak takut dengan ancaman Kepala Desa Femnasi yang akan melapornya ke Polres TTU terkait postingannya di Facebook&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bahkan ia mengaku senang dengan ancaman kepala Desa Femnasi&period; Servas mempersilakan Kades Femnasi untuk melaporkannya ke pihak yang berwajib&period; Apa yang ditulisnya di Facebook kata dia adalah kritikan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Saya senang untuk dilaporkan dan diproses secara hukum supaya saya bisa membuka semua kejanggalan yang terjadi di desa itu&period; Kepala desa yang baik adalah kepala desa yang tidak anti kritik&comma;&&num;8221&semi; kata Servas Tnaauni ketika dikonfirmasi SP&comma; Sabtu&comma; 21&sol;02&sol;2021&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Postingannya di Facebook kata Servas&comma; bertujuan untuk memberi kritikan dan bermaksudnya supaya mereka lebih teliti dalam bekerja&period; Ia mengatakan jika kritikan tidak diterima dan Kepala Desa Femnasi mengancam untuk lapor polisi maka Ia siap memberi pertanggungjawaban dan siap menghadirkan saksi-saksi dari desa Femnasi agar semuanya menjadi jelas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengaku sudah siap diproses hukum atas kritikannya kepada Kepala Desa Femnasi dan siap bertanggung jawab atas itu&period;Ia mengatakan tak takut sedikitpun dengan ancaman Kepala Desa Femnasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diberitakan sebelumnya&comma; Kepala Desa Femnasi&comma; Kecamatan Miomaffo Timur&comma; kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; Klemens Manu berencana akan melaporkan akun facebook Serfas TnaAuni ke polres TTU&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rencana pembuatan laporan ini terkait postingan akun tersebut di beberapa grup facebook yang menyoal pekerjaan jalan desa Femnasi yang bersumber dari Dana Desa &lpar;DD&rpar; dengan pagu anggaran 477 juta yang dinilai tidak berjalan sesuai perencanaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Salah satu pekerjaan Jalan Desa FMNS dg pagu Anggaran 477jutaan dari tahun 2019 sampai sekarang meninggalkan pekerjaan terbengkalai&comma; HOK sudah dicairkan masyarakat minta mau kerja tapi Bahan Semen semua sudah hilang&comma; pasirpun sdh dibawa air hujan&comma; oknum Sang kades KM mengelak dan menyuruh masyarakat untuk minta di kontraktor minta di kontraktor&comma;&comma; penahan direncanakan 90 meter&comma; saluran 60 meter direncanakan di 3 titik sampai saat ini belum satupun dikerjakan&comma; Dana sudah 100&percnt; selesai&comma; pekerjaan jalan model begini&comma;&comma; anehnya pemeriksaan di lapangan anggap aman2 saja&comma; kira2 periksa kertas at bagaimana&comma; tolong teman2 di miomaffo timur telusuri&comma;” demikian bunyi postingan dari akun Serfas TnaAuni tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Postingan ini sontak menghentak warga Desa Femnasi dan beraneka tanggapanpun bermunculan&period; Kepala Desa Femnasi&comma; Klemens Manu saat dikonfirmasi SP di kediamannya pada sabtu &lpar;27&sol;2&rpar; mengaku baru mengetahui postingan tersebut setelah diinformasikan oleh keluarganya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Klemens&comma; postingan tersebut sangat menyudutkan dirinya seolah-olah dialah penyebab utama dari belum selesainya pengerjaan jalan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” Menurut saya saudara Serfas TnaAuni tidak memiliki etika dalam mengunggah sesuatu di media sosial&period; Saya juga tidak kenal dengan Serfas&period; Dia bukan warga masyarakat di sini&period; Sayapun tidak tau asal usulnya dari mana&period; Menurut saya&comma; semestinya kalau dia melihat bahwa ada kesalahan dan penyelewengan ataupun kelalaian dalam pengerjaan proyek di Desa Femnasi dia harus konfirmasi dengan saya dahulu sebagai kepala desa&comma; sehingga dia bisa mendapatkan penjelasan yang detail tentang progres pembangunan di desa&period; Bukan langsung asal posting saja di medsos” jelas Klemens&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Klemens mengakui bahwa memang saat ini sedang dikerjakan jalan rabat lengkap dengan penahan dan saluran di Desa Femnasi dan progresnya berjalan&period; Dana untuk proyek tersebut sejumlah 477 juta dan itu baru dicairkan pada desember 2019&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” Kami sudah cairkan dananya pada desember 2019&period; Dana itu tidak ada di tangan saya atau ditangan bendahara&period; Semua dana sudah dibelanjakan pada suplayer UD Sion&period; Tinggal pendropingannya material ke lokasi ini yang masih terhambat&period; Tapi pekerjaan itu juga hampir selesai&period; Tinggal penahan sepanjang 90 meter dan saluran 60 meter yang belum dikerjakan” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Klemens menambahkan bahwa tidak benar kalau ada material seperti semen hilang dan pasir terkikis hujan sebagaimana yang ada dalam postingan Serfas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Material yang sudah diturunkan telah terpakai seluruhnya&period; Sekarang tinggal material untuk tembok penahan dan saluran yang belum selesai&period; Tapi kita sudah menginformasikan ke suplayer UD Sion dan mereka akan segera menurunkan material yang masih tersisa” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kelmens menganggap bahwa postingan Serfas TnaAuni telah merugikan dirinya Sebagai Kepala Desa Femnasi sehingga ia akan menuntut pemulihan nama baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya kasi kesempatan untuk dia bisa datang dan komunikasi 4 mata untuk kemudian kita melakukan klarifikasi atas semua kesalahpahaman ini&period; Namun jika dia tidak datang maka terpaksa saya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan akun Serfas TnaAuni ke polres TTU” ungkapnya serius&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version