Site icon savanaparadise.com

Kadis P dan K Ajak Seluruh Elemen Gaungkan Semangat Literasi di Ende

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Literasi merupakan sebuah tuntutan yang semestinya terus digalakkan di era digitalisasi sekarang ini&period; Dengan membudayakan literasi kepada setiap masyarakat akan mampu melahirkan dan menciptakan manusia-manusia cerdas&comma; kritis&comma; kreatif&comma; dan inovatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tanpa literasi&comma; pengetahuan masyarakat akan sangat terbatas&period; Efek lainnya&comma; akan berdampak pada minat baca masyarakat akan sangat rendah&period; Ternyata&comma; literasi memiliki pengaruh yang luar biasa bagi masyarakat&period; Ia mampu mengubah arah dan perubahan dalam dunia pendidikan anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam rangkah peringatan hari literasi&comma; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan &lpar;Kadis P dan K&rpar; Kabupaten Ende&comma; Mensi Tiwe mengutarakan sejumlah hal&comma; mengapa sejauh ini budaya literasi di Kabupaten masih jauh dari harapan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; selama ini di Kabupaten Ende lebih fokus mengurus pendidikan formal sedangkan di pendidikan non formal belum disentuh secara baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita lebih fokus urus pendidikan formal&comma; sedangkan non formal kita kurang sentuh dan yang kita sentuh di pendidikan non formal hanya&comma; urus paket A&comma; Paket B&comma; dan C&&num;8221&semi;&comma; kata Mensi Tiwe saat di temui wartawan di ruang kerjanya&comma; Rabu &lpar;13&sol;10&sol;21&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mensi menegaskan apabila ingin memberantas buta aksara atau mau memberikan pendidikan ke masyarakat umum&comma; sebenarnya pilihannya ada di pendidikan non formal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Mensi kalau di pendidikan formal&comma; jalurnya sudah jelas&comma; ada sekolahnya&comma; ada gurunya&comma; ada tenaga kependidikan&comma; serta ada sarana prasarana pendidikannya&period; Sedangkan di pendidikan non formal belum tertatah secara baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga ia mendorong agar di pendidikan non formal harus ada akselerasi dan mempunyai jalur tersendiri&period; &&num;8220&semi;Strategi yang akan saya lakukan adalah menyiapkan struktur organisasi di pendidikan non formal&comma; sebab di pendidikan non formal belum ada organisasinya&&num;8221&semi;&comma; jelas Mensi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; ujar Mensi&comma; ia juga menggagas pembentukan ketua forum taman baca&period; Dan selanjutnya bagaimana penjabaran ke bawahnya&comma; yang berperan lebih dalam hal ini adalah ketua forum&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya pendidikan non formal &lpar;PNF&rpar; di sini adalah bidangnya&period; Dia memiliki manajemen tersendiri&period; Manajemen itu melalui ketua forum ini&period; Selanjutnya ketua forum mengepakkan sayapnya hingga ke Desa-desa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau setiap desa di Kabupaten Ende memiliki satu taman baca&comma; pasti ada multiplier effecknya &lpar;efek berganda-Red&rpar;&period; Ditambah di kecamatan akan kita bangun kampung literasi&period; Ada kita punya adik-adik yang tamat FKIP&comma; jadi bisa bergerak di sana&comma; karena di sana berbicara tentang literasi&comma; berbicara tentang numerasi&comma; berbicara tentang karakter&comma; tapi dari prespektif pendidikan non formal melalui taman baca&&num;8221&semi;&comma; papar Mensi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga&comma; terang dia&comma; manajemen pendidikan non formal ini agak sedikit mirip-mirip dengan manajemen pendidikan formal&period; Kalau di formal&comma; ada guru atau tenaga pendidik&period; Tapi di non formal namanya Pamong&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakannya yang selama ini kecendrungan kita adalah tidak bisa menangkap program dari pusat&comma; dari Direktorat PNF karena kita di sini belum memiliki organisasi perangkatnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seandainya strukturnya ada&comma; bebernya&comma; antara program dan budgetnya &lpar;anggaran-Red&rpar; akan satu kali jalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Percepatan ini supaya masyarakat yang DO bisa memanfaatkan ruang ini&period; Karena berbicara PNF akan diatur 1&&num;215&semi;24 jam&comma; agar peserta didik kita atau anak didik bisa memanfaat ruang taman baca masyarakat demi meningkatkan SDM anak-anak kita&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mensi menambahkan coba perhatikan Paud ataupun Kober&comma; selama ini ada dana biaya operasionalnya&period; Program ini kalau organisasinya sudah ada akan mendatangi pengelola-pengelola setiap TBM masing-masing dengan standarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tentunya untuk menjawab ini semua&comma; standarnya adalah TBM itu harus memiliki ijin operasionalnya&period; Di Ende sendiri&comma; sebelumnya tidak punya ijin operasional&period; Dan saat ini&comma; baru TBM Kamubheka sudah mendapat ijin operasionalnya&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seharusnya&comma; kata Mensi&comma; peluang ini perlu di tangkap karena dia bukan kaku dan baku seperti pendidikan formal&period; &&num;8220&semi;Seandainya sudah memiliki ijin operasional&comma; punya lisensi&comma; pengelolanya kita&comma; tangkap ini&comma; program datang&comma; langsung didistribusikan ke TBM tersebut&&num;8221&semi;&comma; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Contoh saja&comma; di pendidikan formal itu ada DAK&comma; ya memang karena ada sasaran penerimanya&period; Ataupun Dana BOS karena ada sekolah-sekolahnya&period; Pendidikan non formal pun hampir sama persis&period; Yang menjadi kendala kita adalah karena tidak organisasi perangkat yang menunjangnya&&num;8221&semi;&comma; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Demi terwujudnya apa yang menjadi harapan kita bersama&comma; ujar Mensi&comma; konsep berpikirnya tidak boleh kita berdiri sendiri&comma; perlu campur tangan dari berbagai pihak dalam untuk mencerdaskan anak-anak bangsa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Mari kita sama-sama dalam tanggungjawab bersama untuk mencerdaskan anak bangsa melalui literasi&&num;8221&semi;&comma; ajak Mensi&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version