Site icon savanaparadise.com

Jembatan Penghubung Desa Bitefa – Kaenbaun di TTU Ambruk, Warga Minta Perhatian Pemerintah

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Keterangan foto &colon; Beberapa warga sedang mengamati Jembatan penghubung desa Bitefa &&num;8211&semi; Kaenbaun yang ambruk &lpar;Foto &semi; Yuven Abi&sol;Savana paradise&period;com&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savana Paradise&period;com&comma;&lowbar;<&sol;strong> Sebuah jembatan penghubung desa Kaenbaun &&num;8211&semi; Bitefa di kecamatan Miomaffo Timur&comma; kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; pada selasa&comma; &lpar;22&sol;3&sol;2022&rpar; ambruk&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ambruknya jembatan tersebut sontak memantik kepanikan warga&comma; terutama yang berdomisili di desa Kaenbaun&comma; karena jalur melalui jembatan tersebut adalah satu-satunya jalur keluar masuk masyarakat ke desa -desa lain di wilayah kabupaten TTU&comma; terutama ke wilayah Kota Kefamenanu&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Penjabat Kepala desa Kaenbaun&comma; Syprianus Taus&comma; kepada SP menuturkan&comma; ambruknya jembatan tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat&comma; karena mereka tentu sangat kesulitan menjual hasil usaha keluar&comma; baik hasil pertanian dan perkebunan maupun komoditas lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Syprianus berharap&comma; Pemerintah kabupaten TTU dan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah segera memberi perhatian terhadap perbaikan jembatan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami hanya bisa berharap kepada pemerintah dan lembaga DPRD untuk bisa membantu kami membangun kembali jembatan ini supaya bisa dilewati&comma; karena ini satu-satunya akses keluar dan menuju ke kota&period; Jika tidak diperbaiki tentu kami sangat terisolasi dan masyarakat pasti semakin kesulitan&&num;8221&semi; pungkas Syprianus&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version