Site icon savanaparadise.com

Geger! Warga Temukan Kerangka Manusia, Tim Inafis Polres Ende Berhasil Identifikasi

Korban FK yang dievakuasi oleh tim Inafis Polres Ende dan di bantu Anggota Polsek Wolowaru (Foto: Humas Polres Ende)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Seorang warga insial MK &lpar;42&rpar; tahun menemukan kerangka manusia di Jurang Koramera&comma; Desa Lisepu&&num;8217&semi;u&comma; Kecamatan Wolowaru&comma; Kabupaten Ende&comma; NTT&comma; pada Kamis&comma; &lpar;29&sol;5&sol;25&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah menemukan kerangka manusia&comma; MK pada hari yang sama&comma; sekitar pukul 12&period;00 Wita&comma; MK lalu mendatangi Polsek Wolowaru untuk melapor kejadian penemuan kerangka tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah menerima laporan warga&comma; Kapolsek Wolowaru&comma; Ipda Ubaldus Maku&comma; S&period;Sos memerintahkan anggota Piket turun ke TKP serta menghubungi Tim Inafis Polres Ende untuk proses Olah TKP dan identifikasi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kapolres Ende&comma; melalui Kapolsek Wolowaru menjelaskan&comma; setibanya tim Inafis Polres Ende di lokasi kejadian&comma; ditemukan sejumlah barang bukti diantaranya 1 potong Jaket Hoodie berwarna hitam&comma; 1 potong Kaos Hitam&comma; 1 potong Celana Pendek&comma; 1 potong Celana dalam warna biru&comma; 1 lembar sarung Motif Ende Lio&comma; 1 buah dompet kulit warna hitam&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain barang bukti di atas&comma; jelas Kapolsek&comma; tim Inafis Polres Ende yang dibantu anggota Polsek Wolowaru juga menemukan 1 buah kartu ATM dan Kartu Tanda Penduduk &lpar;KTP&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari KTP tersebut&comma; tambah dia&comma; diperoleh identitas kerangka manusia yang ditemukan warga itu dengan inisial FK&comma; 30 tahun&comma; jenis kelamin laki &&num;8211&semi; laki&comma; Agama Katholik&comma; Jl&period; Kebuyahan&comma; Kelurahan Marukangan&comma; Kecamatan Sandaran&comma; Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolsek Wolowaru menambahkan&comma; sesudah petugas melakukan olah TKP dan memasang garis police line&comma; petugas kemudian memeriksa beberapa saksi untuk membuat terang benderang identitas dari kerangka manusia yang ditemukan warga tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kerangka tersebut diduga seorang warga yang berasal dari Desa Waturaka kecamatan Kelimutu&comma;&&num;8221&semi; jelas Ipda Ubaldus<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah mengetahui titik terang terkait identitas korban &lpar;FK&rpar;&comma; kata Ipda Ubaldus&comma; pihaknya menghubungi keluarga dekat korban&comma; seorang warga &lpar;VW&rpar; yang diduga kuat orang tua kandung korban&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut keterangan VW&comma; terang Ipda Ubaldus&comma; Ia membenarkan bahwa anaknya &lpar;FK&rpar; telah meninggalkan rumah sejak hari Sabtu &lpar;26&sol;4&sol;2025&rpar; untuk mengambil uang di mesin ATM di Desa Koanara dan belum diketahui keberadaannya sampai sekarang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskan Ipda Ubaldus&comma; menurut pengakuan VW&comma; ketika tidak mendapat kabar tentang keberadaan sang anak&comma; pihak keluarga pun mengira FK kembali merantau ke Kalimantan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Atas kejadian tersebut&comma; beberapa tindakan kepolisian telah dilaksanakan&comma; mulai dari TPTKP&comma; olah TKP&comma; memeriksa keterangan saksi&comma; mengamankan barang bukti&comma; melakukan identifikasi&comma; membuat laporan polisi serta evakuasi yang dibantu tenaga medis dari Puskesmas Wolowaru&&num;8221&semi;&comma; terang Kapolsek&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dari pihak keluarga ikhlas menerima dan tidak akan mempermasalahkan kejadian tersebut dikemudian hari dan bersedia membuat pernyataan dan penolakan autopsi terhadap kerangka &lpar;FK&rpar;&&num;8221&semi;&comma; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk informasi&comma; Korban FK rencananya akan di makamkan pada Jumat&comma; &lpar;30&sol;5&sol;25&rpar;&comma; di Desa Jopu&comma; Kecamatan Wolowaru oleh pihak keluarganya&period; &lpar;CR&sol;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version